oranment
play icon
YANG TELAH LAMA MENGHILANG AKHIRNYA KEMBALI
Kutipan Cerpen YANG TELAH LAMA MENGHILANG AKHIRNYA KEMBALI
Karya nurazizah_zizeeh
Baca selengkapnya di Penakota.id

DI sebuah desa kecil hiduplah sepasang suami-istri yang dikarunia 2 anak kembar;1 Laki-laki dan 1 perempuan. Puteranya bernama Riski saputra sedangkan putrinya bernama Riska saputro semuanya hidup dengan rukun dan damai selayaknya keluarga cemara. sampai..... Pada masa mereka berdua beranjak ke jenjang SMP. Riski yang tak mau bersekolah negeri tapi inginnya mondok bertolak belakang dengan ibunya yang tidak ingin anak pertamanya pernah meninggalkannya dan kampung halamannya

"Sudahlah bu biarkan Riski pergi mondok, agar kelak ia bisa menuntun banyak orang ke jalan yang benar", kata ayah yang menyakinkan ibu untuk rela dengan kemauan Riski.

Ibu pun yang akhirnya luluh dengan ucapan ayah dan menghampiri Riski dengan wajah berat melepasnya

 

"Ki, yasudah. Pergilah kamu ke pesantren tuk menuntut ilmu di sana. Ibu sudah ridho dan rela", ujar ibu sambil memeluknya

"Iya bu nanti iki pasti bisa ngebanggain ibu dan ayah", ucap Riski di sela-sela tangisnya. 


  Waktu berlalu dengan cepat. Kepergian Riski yang hampir 7 tahun tanpa pernah kembali dan hanya sebatas kirim-mengirim surat dengan kedua orang tuanya tidaklah sia-sia. Sekarang ia telah menjadi sosok ustadz di pesantren Amanah. 

" Assalamu'alaikum ustadz Riski, afwan ustadz antum dipanggil ustadz ridwan di kantor", tutur ustadz ahmad kepada Riski yang sedang mengajar di kelas. 

"Walaikumsalam ustadz, baik insyaallah nanti saya ke sana seusai mengajar", jawabannya Riski. 


Riski pun pergi segera menuju ke kantor tepat sehabis mengajar sesuai pesan dari ustadz ahmad. 

" Assalamu'alaikum ustadz ahmad", salam Riski kepada ustadz ridwan sembari mengetuk pintu

"Wa'alaikumussalam, silahkan masuk ustadz Riski", jawabannya ustadz Ridwan yang sedang menelpon seseorang. 


Setelah masuk Riski tidak langsung duduk, namun menunggu perintah ustadz Ridwan seraya ta'zim dan takrim kepadanya. 

Setelah ustadz Ridwan selesai menelpon, barulah Riski di persilahkan untuk duduk. 

"Ustadz Riski, apa antum tahu alasan ana manggil antum", Tanyanya kepada Riski. 

Pertanyaan itu hanya Riski jawab dengan menggelengkan kepala saja. 

" Oke baiklah sesuai perintah dari kyai, ustadz Riski sudah diizinkan untuk pulang ke kampung halaman ", ucap ustadz Ridwan yang menatap Riski. 


Riski yang mendengar kabar gembira itu pun langsung bersujud syukur menghadap kiblat dan tak lupa bersyukur kepada Allah yang telah mengabulkan doa-doanya. 


" Terimakasih ustadz Ridwan ", kata Riski yang terharu senang dan bersalaman dengannya

" Antum gak perlu berterimakasih ke ana. Sudah sana kemasi barang-barang antum untuk segera berangkat", balas ustadz Ridwan kepada Riski. 


Seusai persiapannya, Riski menunggu kendaraan sembari sholat dzuhur berjamaah dahulu di masjid pesantren


"Ya Allah, hamba berterimakasih atas yang Engkau kehendaki", ucap Riski yang bersyukur kepadanya dalam do'anya. 


Lalu ia pergi kedepan pos pesantren dengan menunggu bus yang akan datang menjemputnya. Ustadzah Kayla yang melihat Riski langsung menghampirinya


" Assalamu'alaikum ustadz Riski ", salam ustadzah Kayla dengan senyuman manisnya. 


" Waalaikumsalam, eh ustazah Kayla, silahkan duduk", ucap Riski yang menggeser posisi duduknya. 

"Gak usah ustadz, ngomong-ngomong ustadz Riski mau kemana? ", tanya ustadzah Kayla yang melihat barang yang dibawa oleh ustadz Riski

" Oh iya, ini saya mau balik ke kampung ", kata Riski yang tidak melihat lawan bicaranya

" Oh yaudah hati-hati ya ustadz. Titip salam buat keluarga, saya pamit pergi duluan", respon ustadzah Kayla yang menutup pembicaraan. 

Riski pun hanya melihat ustadzah Kayla pergi begitu saja



Bus pun datang tak lama setelah menempuh perjalanan panjang sekitarnya 8 jam menaikinya. yang sampai-sampai membuat pingganganya Riski terasa sakit bahkan hampir mati rasa. Namun dengan teguh di hatinya ia tetap mampu menahan sakitnya itu karena tak sebanding dengan rasa rindu yang mendalam kepada keluarga dan kampung halamannya yang asri nan sejuk. Di depannya telah terpandang sebuah plang yang bertuliskan 

SELAMAT DATANG DI KAMPUNG INDAH. Riski yang melihat itupun bersemringah wajahnya juga bersemangat untuk menemui apa yang telah lama ia tunggu.

"Masih sama aja nih pemandangannya gak berubah sama sekali dari pas waktu kecil", ujurnya yang sangat rindu dengan kampung halamannya.


Disisi lain, di rumah Riski dan Riska. Sang ibu menangis meratapi foto keluarganya yang lengkap dengan putra dan putrinya. 

"Nak ibu kangen sama kalian, gimana keadaan iki di pesantren?sudah jadi ustadz belum kamu? 

Kalau adik gimana? Riska amankan kuliah di jakarta sendirian? Kapan kalian balik lagi kesini nak? Ibu sama ayah kangen banget sama kalian", tutur ibu yang menangis dengan di penuhi rasa rindu yang begitu mendalam kepada kedua anaknya.


Tiba-tiba ada dekapan kuat dari belakang ibu yang rasanya ibu tak asing lagi dengannya. 

"Bu ini Riski bu, iki pulang", sang anak yang telah lama tak kembali akhirnya berkata kepada ibunya seraya menangis karena rindu. 

" Ki, ini bener kamu nak? Kamu dah balik? Ya Allah dari mana saja kamu selama ini? Balik ga pernah, kirim surat doang. Balik lah nak, jenguk lah sekali-kali ibu ayahmu ini! ", ucap Ibu kepada putra tercintanya dan langsung membalas pelukannya. 


Tak hanya itu. Ternyata Riska yang juga tiba-tiba pulang tanpa memberi kabar dahulu dan baru sampai langsung ikut memeluk sang ibu dengan kuat. 


" Bu Ris dah balik bu. Maaf yaa lama di jakarta",kata putrinya tercinta. 


Ayah yang melihat itu tersenyum bahagia dan menangis harus karena kedua anaknya telah pulang kembali setelah bertahun-tahun lamanya merantau ke daerah yang dituju mereka. Akhirnya keluarga ini kembali utuh, lengkap, dan hidup Damai serta hidup bahagia selamanya.

calendar
08 Jan 2025 04:26
view
9
wisataliterasi
Kecamatan Ciputat, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten
idle liked
0 menyukai karya ini
Penulis Menyukai karya ini
close
instagram
Unduh teks untuk IG story
Cara unduh teks karya
close
Pilih sebagian teks yang ada di dalam karya, lalu klik tombol Unduh teks untuk IG story
Contoh:
example ig