

Aku seekor pungguk yang diam-diam menyelinap di tengah redupnya bulan. Mencari mangsa telah kuselesaikan, saatnya beristirahat pada nyiur di pekarangan.
Kau bulan sebagai kembang langit di malam hari, selayaknya Ibu yang pergi beberapa tahun yang lalu. Menatap sendu kepada bulan sebelum tidur, tidurkan aku...
Nyanyikan kepadaku sebuah lagu penghantar tidur, wahai bulan
Kau tahu ritual itu
Peluklah aku dengan cahayamu
Selayak ibu menidurkanku
Malam ini aku kembali tidur setelah menatap wajah teduhmu di langit sana
Temani aku
Temani aku anak yang malang ini
Hingga temaram larut pergi

