

Hari ini pun tiba
Hari dimana aku kembali melihatnya. Seperti biasa, ia masih cantik jelita seperti terakhir kali 'kita' bersua. Satu hal yang berbeda ialah hari ini semesta telah menuliskan takdir oleh tinta yang berbeda, kini ia berdiri anggun dengan pria lain yang sudah menjadi takdirnya.
Aku masih ingat terakhir kali ketika 'kita' berjumpa, dan tepat hari ini aku pun menepati janji itu; untuk melihat senyum itu, walau untuk terakhir kalinya.
Mungkin tak ada kata yang bisa menjelaskan semuanya. Di satu sisi, aku turut bahagia karena pada akhirnya cintanya telah berlabuh di ujung muara. Aku pun turut lega karena bisa melihatnya bahagia. Namun di ujung sana, ada luka yang terbuka. Ada perasaan tak rela untuk melepaskan dia, perasaan sakit ketika aku menerima fakta bahwa cerita ini pun mereda dalam lara.
Namun pada akhirnya, janji ku padamu telah 'tuntas' semuanya...
Walau di ujung cerita,
Aku bukan pemeran utama nya.
Inilah realita,
Kata 'kita' memang tidak pernah ada.

