Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Di Persimpangan

Oleh pulangpulangpagi



Orangorang berjatuhan karena wabah di pusat kota


Kabar menyebar lebih cepat dari tiga kali kedipan mata

Dalam kedipan ke seratus delapan puluh

Orangorang memenuhi jalan menuju persimpangan

Di persimpangan rasa lapar dan rasa takut

 orangorang berhenti

Jalan pertama menunjuk kematian jasmani

Jalan kedua menunjuk kematian rohani


Sebagian orang memilih jalan pertama, pulang ke rumah, kunci pintu rapatrapat

Maaf, tidak terima tamu


Tepat di depan persimpangan

Sebagian lainnya duduk menanti, hanya menanti, dan terus menanti hingga entah kapan


Sebagian lain dari sebagian sebelumnya, memilih jalan kedua, melangkah maju ragu-ragu

Menjauhi persimpangan

Mendekati pusat kota

bersiap jatuh sewaktuwaktu sebagai konsekuensi


Yang berkuasa pada jalan memberikan kebijakan abu-abu

                          simpang siur

Hari demi hari masih belum pasti

Bulan demi bulan masih belum juga pasti


Doadoa keluar dari pengeras suara

Suara ibu. Itu suara ibu, salah seorang berteriak lantang

Harapan meruak dari suara ibu

Harapan meruak dari suara

Harapan meruak

Harapan …

         pada ketidakpastian


Tentang sejarah baik atau sejarah buruk

Yang akan di tulis pada buku-buku

diwaktu yang akan datang.









Yogyakarta, 2020.




Sabtu 23 Mei 2020
191
2 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Se sar

pulangpulangpagi

Tuliskan tanggapanmu tentang Di Persimpangan

Baca karya Se lainnya

PUISI

Kabar Hari Raya

Selasa 26 Mei 2020
129
PUISI

Minuman Soda di Televisi

Selasa 09 Juni 2020
115

Di Persimpangan

Puisi oleh Se sar

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah