

Resensi novel bumi manusia
Karya : Raffa fadhil ahmad
Judul : Resensi novel bumi manusia
Identitas buku:
Judul: Bumi Manusia
Penulis: Pramoedya ananta toer
Penerbit: Lentera Dipantara
ISBN: ISBN 10: 979-97312-3-2
ISBN 13: 978-979-97312-3-4
Genre:Romance
Tebal Halaman: 551 halaman
Ukuran buku: A5
Tahun terbit: September 2016
SIPNOSIS:
Bumi Manusia adalah novel berlatar belakang pada masa kolonial belanda. Dengan genre roman dari tetralogi pulau buru. Novel ini menceritakan seorang pemuda bernama Minke (mingke) yang berusaha melawan bangsa eropa yang tidak berlaku adil pada pribumi. Kisah yang memperjuangkan bangsa,cinta,harga diri dan negara menjadikan novel ini begitu kuat dengan aura kental penjajahan pada masa itu.
Dimulai dari sekolahnya di H.B.S (Hoogere Burgerschool), sekolah belanda pada masa itu. Minke diajak oleh Robert Soorhof, untuk menemaninya bertemu dengan temannya di wonokromo tepatnya di Boerderij Buitenzorg ( Perusahaan pertanian). Alil-alih untuk memperolok Minke sebagai pribumi di rumah tersebut, Minke bertemu dengan dewi cantik bernama Annelis Mellema.
Terjalin kisah cinta antara Minke dan Annelis membuat orang banyak yang tidak menyukai dari kisah cinta mereka. Sampailah mereka menghadapi kesulitan terbesar yaitu melawan pengadilan Amsterdam. Minke bersama Nyai Ontosoroh ( Ibu kandung Annelis) sebagai pribumi melawan dengan menyiarkan berita lewat koran tentang ketidakadilan pengadilan Amsterdam di Hindia Belanda.
“Kita kalah,Ma”
“Kita telah melawan ,Nak,Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.
Dialog diatas adalah penutup dari babak pertama tetralogi pulau buru, menggambarkan pada saat itu pribumi sangat direndahkan orang eropa.
Kelebihan dan Kekurangan buku:
KELEBIHAN:
Novel ini mengajak pembaca untuk kembali pada masa awal abad 20, yang dimana tokoh dalam novel Bumi Manusia digambarkan untuk berjuang menggunakan senjata ampuh yaitu “Tulisan”. Sehingga dari novel tersebut terdapat makna tersirat bahwa melawan sesuatu yang tidak adil tidak hanya menggunakan “bambu runcing” saja , tapi bisa melalui tulisan dalam artian “belajar”. serta novel ini mengajarkan tata krama yang baik terhadap orang yang lebih tua
KEKURANGAN:
Pada novel ini terdapat beberapa kata yang tidak diterjemahkan seperti juffrow dan mevrouw, yang berarti nona dan nyonya, serta pergantian dialog dari orang pertama kepada lawan bicaranya.
REKOMENDASI:
NOVEL BUMI MANUSIA DI REKOMENDASIKAN BAGI ORANG YANG MENYUKAI SEJARAH FIKSI TETAPI DENGAN GENRE ROMAN, KARENA PADA NOVEL INI DISAJIKAN DENGAN SEJARAH YANG DI KOMBINASIKAN DENGAN KISAH ROMANSA DARI TOKOH UTAMANYA.dAN JUGA DISARANKAN UNTUK DI BACA PADA USIA 16 TAHUN KEATAS, KARENA NOVEL INI MEMILIKI GAYA BAHASA YANG TINGGI.

