

Di keramaian kita bertemu
Berbisik dengan penekanan jemu
Mataku memicing
Menatap jerih pada kelopak mata
Dia masih disana
Melepas tatapan bersalju
Berjengit
Nyaris mengerang frustasi
Tangan kita terkait, lalu melemah dan saling melepas
Kepayahan mencari dalam bayang-bayang
Layar menutup
Api di matanya menghilang
Aku terdiam, berbalik lantas pergi
Dia masih ada disana,
Kemudian
Menghilang

