

Ku senandungkan gairah hidup
Dengan jiwa yang hampir redup
Disitulah kuberpasrah
Namun tuhan tampaknya belum menyerah
Hai kekasih ku sayang
Begitu merona senyumanmu
Mahir sekali kau segala bidang
Pun meluluhkan hati sekeras batu
Sungguh siapa kau ini?
Selepas murung datanglah terang
Sang Penggengam hati
Datang seolah menerobos palang

