

dalam ruangĀ
gelap penuh kecewa
tuan buta arah
dalam loker tua
lilin menunggu nyawa
tuan mati rasa
api dalam saku celana
tidak sedikit teraba
tuan habis nyawa
bahgia di depan nyata
memeluk erat tawa fana
tuan tidak berkata
remang rindukan cahaya
duka rindukan bahagia
tuan rindukan ibunda

