oranment
play icon
Kuasa Tuhan
Cerpen
Kutipan Cerpen Kuasa Tuhan
Karya salmanazihah
Baca selengkapnya di Penakota.id


Kriingggg....!!!!!

Kriinggg...!!!!

Kriinggg.....!!!!!


Bunyi itulah yang sering mengusik kenikmatan pejaman mataku di sepertiga malam. Suara mesin jam yang sengaja kupasang tuk membuat diriku memaksakan diri terbangun diheningnya malam.

Ku terbangun,duduk tegap sembari menggosok mata dengan tangan lemas dihiasi kantuk yang hebat.

Berdiri menghadap pintu dan muali berjalan ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu yang menyegarkan hati dan fikiran.

Selepas itu,aku berdiri menghadap Tuhan,menundukkan kepala,dan mulai menceritakan keluh kesah pahit manis kehidupanku pada-Nya.


Di keheningan malam itu..tiba-tiba...

"Doorr...doorr..doorrr....buka pintunya wooyyy...!!!!" ..teriak seorang laki-laki dibalik pintu kayu yang mulai rusak akibat sering diketuk terlalu kencang.. Seketika aku beranjak dari hamparan sejadah tuk membuka pintu itu. "Itu pasti Ayah.." ketusku dalam hati . Ku buka pintu dengan perlahan dan ternyata filiranku benar. Ia adalah ayahku yang baru pulang dari dunia malamnya . Berjudi,mabuk adalah rutinitas hariannya. Itulah yang membuatku sangat malu kepada Tuhan dan terbangun di sepertiga malam , tak lain dan tak bukan adalah agar Ayahku bisa meninggalkan kebiasaan buruknya itu .


Akuuu....Naira Putri Kamila...

Sering dipanggil Naira oleh khalayak warga kampung dan sekolah. Seorang gadis berumur 18 tahun yang bercita-cita menjadi seorang penghafal Al-Qur'an namun mempunyai seorang Ayah yang menikmati hidupnya di gelap dan kelamnya malam .


Setiap hari , aku berusaha mendisiplinkan diri untuk bisa mengahafal dan memahami setiap indahnya rangkaian kata-kata Al-Qur'an yang bisa menyelamatkanku dan kedua orang tuaku di akhirat kelak. Ibuku sudah tiada 5 tahun yang lalu . Sepeninggalnya Ibu,Ayahpun menjadi semakin tak terkendali karena ia merasa depresi akan kepergian Ibu. Setiap kali lu membaca dan melantunkan ayat suci Al-Qur'an , aku selalu berkata pada ayahku :"Ayah.....ayoo Yah kita baca qur'an sama-sama kayak dulu ..."bujukku pada Ayah . "Di akhirat nanti ...." "Cukup ,Naira ....!!!!"

Ayah langsung menghentikan pembicaraanku dan menyangkalnya dengan nada tingi . "Ayah tidak mau lagi membaca Al-Qur'an . Ayah kecewa pada Tuhan mengapa Tuhan mengambil Ibu mu sangat cepar dan pergi meninggalkan Ayah ..jangan pernah mengganggu Ayah lagi . Ayah lebih nyaman bersama teman2 Ayah di malam hari.....!!!!!"

Hatiku hancur berkeping-keping mendengar lontaran kata-kata Ayah.

Akupun terdian membisu beberapa hari , hanya bisa menyaksikan Ayah pulang dalam keadaan mabuk setiap malamnya .


Namun,sayangnya semua kata-kata Ayah tidak pernah mengusik semangatku untuk menghafal Al-Qur'an . Aku yakin , bahwa aku pasti bisa melewati semua ini tanpa adanya bahu untuk bersandar , bahkan jika harus berdiri sendirian dengan satu kaki.


Hinggalah pada masanya , aku tealh berhasil membuktikan pada dunia bahwa sekarang , anak seorag pemabuk bisa menyelasaikan hafalan Qur'an . Tibalah saatnya , Wisuda Tahfidz Qur'an 30 juz pun berlangsung di sekolahku.

Ku pakai baju putih nan bersih tuk menjadi wisudawati di acara tersebut . "Ayah...hari ini aku akan diwisuda , Ayah pati datang kan????"...."Pergi saja sendirian Naira ,aku tidak mau pergi ke acara itu"

Ucap Ayah ...dengan hati sedih, aku pun pergi ke acar itu sendirian. Melihat teman-temanku yang didampingi orang tuanya , hati ini terasa semakin rapuh tak terhingga.

Acarapun dimulai , nama-nama wisudawan dan wisudawati dipanggil menuju ke panggung untuk membacakan sebagian ayat Al-Qur'an . Satu persatu teman-teman ku pun usai membacanya . Giliranku ...dengan penuh rasa sedih,bangga,terharu,dan kecewa .

Aku membacakan surat Al-Mulk kala itu . Ayat demi ayat kulantunkan dengan penuh isak tangis mengingat Ayahku yang belum juga tersadar dengan prilaku buruknya itu .

Tak disangka , ternyata acara itu diliput di berbagai stasiun tv sehingga semua orang bisa melihat dan menyaksikan acara tersebut .



Disisi lain,tanpa sengaja. Ayahku sedang duduk di warung kopi sebrang jalan rumahku. Pemilik warung menyalakan tv nya bertepatan dengan acara wisuda tersebut . Pemilik warungpun berkata :"Heeyyy,Parman. Bukankah itu anakmu yang sedang membaca Qur'an ????" ....Seketika Ayahku terkejut dan hampir menjatuhkan cangkir kopi yang sedang ia nikmati seraya berkata ..."iyaaa kah???"..

"Iyaaa betull itu anak kau , Parman..!!!!. Beruntung sekali kau punya anak macam dia . " ......



Tanpa disadari , Ayahku pun meneteskan air mata kesedihan dan penyesalan karena telah membiarkanku pergi sendirian ke acaara itu . Dengan wajah penuh cucuran air mata , Ayahku pun tanpa berfikir panjang langsung pergi dari warung kopi itu dan bergegas menghampiriku di acara wisuda .



Selang setengah jam di perjalanan , Ayahku pun tiba di sekolahku . Namun sayang sekali , acaranya baru saja selesai dan aku hendak pulang ke rumah dengan perasaan yang tak karuan . Seseorang memanggilku dari belakang "Nairaaa...Naira....!!!!" .......

Aku menoleh ke belakang , dan ternyata dia adalah Ayahku yang berlari kencang ke arahku , memelukku dengan erat sembari berkata dengan penuh isak tangis di wajahnya yang mulai berkeringat deras "Nairaaa...maafkan Ayah ,Nak.

Ayah telah menyia-nyiakan putri Ayah ini . Ayah bangga sekali padamu ,Nak. Ayah berjanji Naira,Ayah akan meninggalkan perbuatan buruk Ayah selama ini dan Ayah akan bertaubat pada Allah atas semua dosa-dosa Ayah . Pegang janji Ayah,Naira...Ayah sangat beruntung masih memiliki kamu di dunia ini ...." Dengan penuh rasa bahagia dan terharu,aku sangat bersyukur pada Tuhan . Karena telah memberikan hidayah pada Ayahku lewat karunia-Nya yang kudapatkan bisa menjaga dan menghafal Kalamullah yang mulia ini ....


Terimakasih , Tuhan...

Kau telat mengabulkan setiap permintaanku . Aku yakin , Kau Maha Tau segalanya dan Maha Menguasai segalanya . Sehingga Ayahku bisa kembali ke jalan yang Kau ridhoi.....



Hidayah Allah sangatlah berharga dab merupakan ni'mat yang paling besar melebihi segalanya .....




Tasikmalaya,23 Februari 2021




calendar
23 Feb 2021 14:57
view
49
wisataliterasi
Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
idle liked
1 menyukai karya ini
Penulis Menyukai karya ini
close
instagram
Unduh teks untuk IG story
Cara unduh teks karya
close
Pilih sebagian teks yang ada di dalam karya, lalu klik tombol Unduh teks untuk IG story
Contoh:
example ig