

Bersahabatlah
Ketika keadaan seakan suram
Ketika waktu berlalu
Sedangkan kau masih terdiam kaku di balik pintu
Bersahabatlah
Karena pohon nan lebat
Berpusat pada buah dan benih yang hebat
Terlahirlah akar kuat yang sigap mengikat
Akal dan hati yang berjalan
Pada garis takdir berbeda haluan
Hanya akan berbuah penyesalan
Berbenih kemarahan dan berakar hilang tujuan
Bersahabatlah
Wahai akal dan hati
Sehebat apapun
Kau berperang kini

