

Identitas Buku
Judul: Namaku Alam
Penulis: Leila S. Chudori
Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Tahun terbit: 2023
Tebal: ± 438 halaman
Sinopsis
Novel Namaku Alam menceritakan kehidupan Segara Alam, Seorang anak laki-laki yang hidup dengan pandangan "anak pengkhianat negara" dari orang orang di sekitarnya. Pandangan inilah yang membuat hidupnya tak pernah tenang, dikarenakan "keluarga pengkhianat negara" Selalu dipandang sebelah mata, dan selalu saja dianggap salah.
Alam memiliki kemampuan ingatan yang sangat kuat (photographic memory), Alam mengingat hampir semua kejadian pahit dalam hidupnya—mulai dari ditodong senjata saat kecil, dihina oleh teman temannya, hingga perjuangannya menemukan jati diri.
Cerita ini menggambarkan bagaimana seorang alam bertahan hidup ditengah tengah trauma, diskriminasi, dan sejarah hingga membentuk kepribadianya, yang mana saat Ia kecil ia memiliki kepribadian yang ceria, politis dan penuh rasa ingin tahu berubah saat dewasa memiliki sifat yang lebih keras, defensif, dan penuh dengan kebencian.
Kelebihan
Menurut saya buku ini cukup menarik karena buku ini dapat mengubah cara pandang saya terkait sejarah Indonesia yang diajarkan di sekolah. Tidak semua sejarah yang diajarkan di sekolah itu benar dan tidak semua sejarah yang terjadi diajarkan di sekolah.Ada satu kalimat yang cukup berkesan bagi saya yaitu "Kamu harus menuliskan ini semua agar suatu hari ada sisi lain dari korban atau survivor" Yang diucapkan oleh Ibu Uma pada halaman 164. Yang membuat saya memiliki pandangan bahwa masa yang sedang kita jalani hari ini akan menjadi sejarah beberapa tahun lagi. Seperti pada buku, Alam yang memiliki ingatan "photograpic memory" selalu menuliskan apa yang terjadi sehingga kita dapat mengetahui sisi lain dari peristiwa 30SPKI, selain yang kita ketahui dari buku pelajaran saat di sekolah
Kekurangan
Menurut saya alur cerita pada halaman awal cukup membosankan, sehingga membuat pembaca terutama saya sendiri merasa jenuh saat membacanya. alur cerita ini pun cukup berat dan serius karena banyak latar sejarah yang membutuhkan kefokusan saat membacanya, sehingga buku ini kurang cocok untuk tipe pembaca yang lebih suka alur cerita santai.
Kesimpulan
Novel Namaku Alam adalah karya sastra yang menarik untuk dibaca terutama bagi pembaca yang suka hal hal terkait sejarah, karena dapat memahami sejarah Indonesia dengan mudah karena sejarah dibuku ini ditulis layaknya cerita, tidak seperti pada buku sejarah.

