

Kepada Chaeril
puisi cintaku,
naik ke atas langit,
tapi Eros mengusirnya,
maka ia turun lagi ke Bumi, terburu-buru,
menuju pusara Chaeril,
lalu meneguk bir berdua dengan mesra di pelataran surga,
laki-laki itu binatang jalang,
masih terbuang,
tapi akan tetap hidup hingga 1000 tahun lebih,
dengan tumpukan botol dan puisi.
Kepada Sapardi
waktu yang fana itu, Pak
telah membawamu pergi,
padahal kurasa kau tetap abadi,
entah di sisi Tuhan,
atau sembunyi di kamar Chaeril,
atau sebagai manuskrip-manuskrip,
waktu yang fana itu, Pak
meninggalkan juni yang begitu tabah,
dengan hujan dan juga terik yang semakin panas saja,
dan, aku ingin mencintai orang itu dengan sederhana
seperti yang kau bilang,
tapi benarkah cinta begitu sederhana?
kemarin, Pak
aku jatuh cinta
tapi hari ini, Pak
aku patah hati,
mungkin kau sudah tertawa di depan pintu surga,
ini puisi yang kurang presisi,
aku tidak yakin, kau suka.
Kepada Keduanya
nah, ini ada rokok dan korek api,
juga roti dan cokelat
satu botol bir dan dua gelas red velvet
aku berdoa,
semoga kalian suka,
tapi maaf, aku kehabisan kopi.
28/04/2022

