oranment
play icon
"Teruntuk Mu Yang Cukup Tidak Tahu"
Puisi
karya @yas
Kutipan Puisi "Teruntuk Mu Yang Cukup Tidak Tahu"
Karya yas
Baca selengkapnya di Penakota.id

Aku ingin bercerita.


Aku pernah menyukai seseorang.


Elok rupanya,

manis sikapnya,

dan lembut hatinya.


Ia terlalu pandai memakai perasaan,

penuh dengan dugaan,

dan sering terjebak dalam angan-angan.


Entah mengapa,

aku ingin sekali menjaganya.


Aku tidak ingin ia terluka.

Tidak ingin ia bersedih.

Tidak ingin dunia berlaku terlalu keras kepadanya.


Jika bisa,

akulah yang ingin memastikan

ia baik-baik saja.


Namun, sayangnya,

aku tidak pernah benar-benar bisa memilikinya.


Aku tidak bisa mendekapnya

ketika ia sedang rapuh.

Aku tidak bisa menjadi tempat pulangnya

ketika dunianya terasa terlalu berat.


Bahkan untuk sekadar memastikan

bahwa ia aman,

aku pun tidak punya hak.


Sebab aku bukanlah

nama yang tinggal di hatinya kala itu.


Mungkin memang baik oleh semesta,

atau mungkin begitulah cara takdir

mengajarkan dua manusia

bahwa tidak semua pertemuan

ditakdirkan untuk menjadi kepemilikan.


Kami terpisah.


Bukan karena perasaan itu tidak pernah ada,

melainkan karena ada hal-hal

yang bahkan perasaan pun

tidak mampu menyeberanginya.


Ada jarak yang tidak dibangun oleh langkah,

melainkan oleh keyakinan.


Ada perbedaan yang tidak dapat diselesaikan

hanya dengan saling mencintai.


Dan mungkin,

itulah bagian paling menyakitkan

dari mencintaimu.


Namun aku selalu percaya,

setidaknya pernah ada satu masa

ketika aku berhasil menyita perhatianmu.


Entah karena sifatku yang baik,

wajahku yang rupawan,

atau—


ah, sudahlah.


Mungkin hanya ketidaksengajaan

yang sebentar singgah

di antara dua manusia

yang tidak seharusnya saling memiliki.


Seandainya kau tahu...


Tidak.


Aku tidak ingin kau tahu.


Sebab aku takut,

jika kau tahu terlalu banyak,

kau akan menjauh.


Padahal aku masih ingin

melihat senyummu dari kejauhan,

masih ingin menikmati

perhatian kecil yang dahulu kau berikan,

tanpa harus mengubahnya

menjadi sesuatu yang lebih besar.


Aku menyukaimu.


Bahkan mungkin,

lebih daripada aku menyukai

tipe yang selama ini kukira

akan menjadi pilihanku.


Lucu, bukan?


Ternyata hati tidak pernah benar-benar

bertanya tentang tipe.


Ia hanya jatuh.


Dan aku jatuh kepadamu.


Meski pada akhirnya,

aku harus belajar

bahwa mencintai seseorang

tidak selalu berarti

harus berjalan bersamanya.


Maka pergilah.


Temukan bahagiamu.


Jika suatu hari nanti

kau menemukan seseorang

yang membuatmu jatuh cinta,

yang dapat menggenggam tanganmu

tanpa harus takut pada perbedaan,

yang dapat berjalan bersamamu

hingga akhir tanpa perlu mempertanyakan

ke mana jalan kalian akan bermuara—


aku akan mendoakanmu.


Bukan karena aku sudah tidak mencintaimu.


Melainkan karena aku mencintaimu

cukup dalam untuk mengerti:


**barangkali aku bukan rumahmu.**


Dan jika memang bukan aku

yang Tuhan izinkan untuk menjagamu,


semoga Dia mempertemukanmu

dengan seseorang

yang dapat mencintaimu

dengan cara yang tidak pernah mampu kulakukan.


Seseorang yang bukan hanya

membuatmu tersenyum,


tetapi juga dapat berjalan bersamamu

menuju Tuhan

yang kalian sembah bersama.


Sedangkan aku—


akan menyimpanmu

sebagai sebuah nama

yang pernah membuat hatiku berdebar,


sebuah per

temuan

yang tidak pernah menjadi milikku,


dan sebuah cinta

yang, meski tidak pernah sampai,

tetap pernah menjadi

salah satu hal terindah

yang pernah kurasakan.


🎵 Mangu - Fourtwnty, Charita Utami

calendar
01 Oct 2026 16:09
view
8
idle liked
1 menyukai karya ini
Penulis Menyukai karya ini
close
instagram
Unduh teks untuk IG story
Cara unduh teks karya
close
Pilih sebagian teks yang ada di dalam karya, lalu klik tombol Unduh teks untuk IG story
Contoh:
example ig