

Karya: Yosinar Anggoro
Judul: Laut Bercerita
Identitas buku
Judul: Laut Bercerita
Penulis: Leila Salikha Chudori
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia(KPG)
Tahun Terbit: Oktober 2017(Cetaka Pertama)
Cetakan ke-2,Januari 2022
Jumlah Halaman: 394 halaman
Genre: Fiksi Sejarah
ISBN: 978-602-424-694-5
Harga: 81.000-127.000
Sinopsis:
Buku Laut Bercerita adalah buku yang mencerikan tentang perjalanan hidup seorang Biru Laut dalam mengahadapi rezim orde baru. ia merupakan mahasiswa UGM yang aktif dalam organisasi,yaitu natra dan wirasena. Organisasi tersebut merupakan wadah abgi seorang mahasiswa untuk berdiskusi,tidak hanya berdiskusi tentang buku,tetapi juga mereka memikirkan isu masalah pada pemerintahan masa itu. Laut memiliki teman yang sangat pintar dibidangnya masing-masing,sehingga mereka dapat berjalan sendiri. Hingga pada suatu hari tepatnya di 13 Maret 1998, ketika Laut berada dirumah susun ia didatangi oleh 4 orang bertubuh kekar dan langsung menangkapnya dan menutup matanya. Ternyata dari sebelum hari itu ada beberapa orang yang memag suda mengincar Laut untuk mengkapnya. Ia pun dibawa ke dalam mobil dengan mata yang ditutup. Laut tida menghetahui dimana posisi ia sekarang. Namun ia mendengar suara beberapa temennya yang sedang berteriak meminta bantuan, sejak itu ia menghetahui bahwa posisinya sekarang berada pada tahanan. Berbulan- ulan mereka disekap,diintrogasi dipukul,ditentdang ,dan disetrum agar mereka mereka menjawab siapa dibalik politik mahasiswa itu. Asmara yang merupakan adik Laut,ia sadar bahwa kakaknya telah dtangkap. Ia berinisiatif untuk mencari dan membuat lembaga khusus untuk mencari orang yang hilang.
Kelebihan:
Novel Laut Bercerita telah mendapatkan banyak penghargaan sampai di angkat ke layar lebar,sangat rekomended untuk dibaca. Keunggulan pertama yaitu pada penokohan karakter yang sangat mudah dipahami,sehingga novel ini tidak terlihat seperi novel biasanya.
Kekurangan:
alur cerita yang kurang jelas dan endingnya tidak memuaskan
kesimpulan:
Matilah engkau mati, maka kau akan terlahir berkali-kali, quotes yang sangat fenomenal dalam Laut Bercerita ini dirasa cukup untuk menggambarkan segala perjuangan tokoh-tokoh oposisi dari pemerintah, yang mana juga menjadi ide pokok dalam karya ini. Di masa yang bersuara adalah hak seluruh masyarakat (walau nyatanya belum terlindungi dengan baik), novel ini memberikan makna sekaligus peringatan, bahwasanya bersuara itu penting, utamanya diiringi oleh kontribusi yang dapat memajukan bangsa dan negara.

