Ribuan lilin lebah telah usai diterpa cahaya fajar
beserta keceriaan merdu kaki tangan
Tak ada habis-habisnya puluhan pita
bergetar selama gerombolan
Berdiri Tegar
Buku, alat tulis, dan bekal telah ku masukkan ke
ransel hitam putih
Perangkat lunak pun sudah terinstal rumus
~~Buys dan Newton . .
“Aku siap, aku siap”, fuad bersuara
dengan gandengan gairah sorak berirama
Mengepakkan sayap yang telah ia jahit
pesat melintasi gagak putih
tangkas dari cengkraman serigala dan banteng
Mampu menembus tujuh langit
dengan turbojet
Lalu…..
j
a
t
u
h
tenggelam
luruh ditelan
lautan dingin, sunyi, tak bersekat sebab
dua baut terlepas
Dari ujung pandangan remang-remang
seutas tali menggenggam
“Ah, terlambat. Aku sudah kenyang penderitaan.
Biarkan aku tenang menghadap-Nya”