Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Nur Shidiq

Jakarta

3

Mengikuti

3

Pengikut

Nur Shidiq

Jakarta
Tentang Penulis

-

Tempat,tanggal lahir

Jakarta, 19 Februari 1997

Media Sosial

Semua

(6)

Puisi

(6)

Cerpen

(0)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Senin 30 Juli 2018

Rindu ku untuk menyapa Malu untuk berbicara Berat langkah ku untuk mendekat Bingung pikirannku harus melakukan apa Pernah kah kamu peka Kamu membuat semuanya tampak susah Kamu bukan bagian dari tubuhku Tapi serasa semua dikendalikan olehmu Kamu yang menyapa...

0 Penulis Terpikat
0
27
Senin 30 Juli 2018

Waktu itu. Waktu dimana kita Diskusi kecil Sederhana, tak banyak diksi yang terucap. Hening dan sesekali tertawa, namun itu sangat khitmat. Kamu ceritakan lara mu dan aku mendengarkanya. Serasa dunia hanya ada tuhan selain kita, Waktu pun kami lupakan Ma...

0 Penulis Terpikat
0
14
Selasa 17 April 2018

Ku percepat langkahku Tangan ku kepalkan Dan ku pendekan setiap angkatan kakiku Berharap ku tepat bertemu dengan mu Tiba Ku tarik nafasku panjang Detak jantung masih tak menentu Sambil meminum Berharap aku masih mampu bicara didepanmu Salah Aku kecewa A...

0 Penulis Terpikat
0
81
Senin 12 Maret 2018

Terima kasih Tuhan Engkau telah ciptakan Malam Bukan bosan dengan siang Tapi aku rindu akan kesunyian Sunyi nya malam Mendengar semua kegelisahku Tak ada yg berani menyaut Atau pun memotong curhatku Siang terlalu egois Matahari mengalahkan semua sinar ku...

0 Penulis Terpikat
0
45
Jumat 23 Februari 2018

Aku tak menyebutkan aku lah yang paling sial di dunia ini Karna pada dasarnya garis tangan manusia telah ditetapkan oleh sang khalik Tapi aku sangat bisa kata kan aku manusia paling beruntung sekarang ini. Bagaimna tidak . Sesosok manusia mileneal yang penuh ke...

0 Penulis Terpikat
0
77
Minggu 18 Februari 2018

Tidak ada yang istimewa dalam diri mu Gestur mu pun biasa saja, Tapi aku lemah, kalah dengan perasaan. Aku juga payah, tak sanggup menahan. Jika hati ini bagian yang terpisah dalam diri mungkin sudah aku singkirikan Melepas yang tak sepantasnya dilepaskan meman...

0 Penulis Terpikat
0
41
Nur belum menulis satupun cerpen
Senin 30 Juli 2018

Rindu ku untuk menyapa Malu untuk berbicara Berat langkah ku untuk mendekat Bingung pikirannku harus melakukan apa Pernah kah kamu peka Kamu membuat semuanya tampak susah Kamu bukan bagian dari tubuhku Tapi serasa semua dikendalikan olehmu Kamu yang menyapa...

0 Penulis Terpikat
0
27
Senin 30 Juli 2018

Waktu itu. Waktu dimana kita Diskusi kecil Sederhana, tak banyak diksi yang terucap. Hening dan sesekali tertawa, namun itu sangat khitmat. Kamu ceritakan lara mu dan aku mendengarkanya. Serasa dunia hanya ada tuhan selain kita, Waktu pun kami lupakan Ma...

0 Penulis Terpikat
0
14
Selasa 17 April 2018

Ku percepat langkahku Tangan ku kepalkan Dan ku pendekan setiap angkatan kakiku Berharap ku tepat bertemu dengan mu Tiba Ku tarik nafasku panjang Detak jantung masih tak menentu Sambil meminum Berharap aku masih mampu bicara didepanmu Salah Aku kecewa A...

0 Penulis Terpikat
0
81
Senin 12 Maret 2018

Terima kasih Tuhan Engkau telah ciptakan Malam Bukan bosan dengan siang Tapi aku rindu akan kesunyian Sunyi nya malam Mendengar semua kegelisahku Tak ada yg berani menyaut Atau pun memotong curhatku Siang terlalu egois Matahari mengalahkan semua sinar ku...

0 Penulis Terpikat
0
45
Jumat 23 Februari 2018

Aku tak menyebutkan aku lah yang paling sial di dunia ini Karna pada dasarnya garis tangan manusia telah ditetapkan oleh sang khalik Tapi aku sangat bisa kata kan aku manusia paling beruntung sekarang ini. Bagaimna tidak . Sesosok manusia mileneal yang penuh ke...

0 Penulis Terpikat
0
77
Minggu 18 Februari 2018

Tidak ada yang istimewa dalam diri mu Gestur mu pun biasa saja, Tapi aku lemah, kalah dengan perasaan. Aku juga payah, tak sanggup menahan. Jika hati ini bagian yang terpisah dalam diri mungkin sudah aku singkirikan Melepas yang tak sepantasnya dilepaskan meman...

0 Penulis Terpikat
0
41
Nur belum menulis satupun Naskah Drama
Nur belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Nur