oranment
play icon
Bidak-bidak Catur
Puisi
Kutipan Puisi Bidak-bidak Catur
Karya adamalfarraby
Baca selengkapnya di Penakota.id

Waktu silih berganti.

Namun percaturan belum juga usai.

Semesta sudah menunjukkan pukul pulang,

namun sejak tadi

tak satu pun dinobatkan pemenang.


Sepasang Pecatur dirisak gundah.

Jelaga erak tak letih-letinya

membubung dari bola mata keduanya.

Dan langit menghujan

daun-daun berguguran.


Lantas mereka bercikun-cikun,

tuk menyudahi permainan.

Lalu bidak-bidak disisipkan

ke dalam telapak papan

dan dilipatnya perlahan.


Dari rahim papan,

terdengar sayup-sayup bunyi derak.

Bidak-bidak berontak: menyembul, membentangkan kembali papan,

dan menyusun dirinya semula—

menunggangi petak-petak.


Bidak-bidak bersikeras

memohon pada keduanya:

tak ingin usai

dimainkan.


(Jakarta, 2026)








calendar
26 Feb 2026 11:42
view
44
idle liked
0 menyukai karya ini
Penulis Menyukai karya ini
close
instagram
Unduh teks untuk IG story
Cara unduh teks karya
close
Pilih sebagian teks yang ada di dalam karya, lalu klik tombol Unduh teks untuk IG story
Contoh:
example ig