

ketika penganut kepercayaan
meninggal di tengah keyakinan,
masing-masing pemakaman
memakamkan penghayat aliran.
membawa pincang di kaki lima,
menempuh perjalanan sejenak,
mengangkat kejadian di luar
parade kehidupan. seolah
memperlihatkan wajah baru
yang tak lagi terjelaskan
oleh gejala-gejala absurd
: ragam aliran yang hidup
berdampingan, lalu
menjelma kesurupan massa
di masa-masa fiksi.

