

salah satu di antara kami
tak akan pernah kembali
dijemput mati, dan tak ada
—kemampuan, kekuatan,
maupun pengetahuan—
yang dapat menentukan nasib
dari serigala di tanah kami:
binatang buas penghancur domba,
kematian bagi yang tak bersalah.
kecuali jika kami pelari tercepat
di muka bumi, atau sebuah rumah
yang tak seorang pun meninggalkannya.
maka sebelum terpaku dalam senyap maut,
barangkali perlu diselamatkan keganasan
dari kelembutan tipu daya

