oranment
play icon
Ledakan perempuan
Puisi
Kutipan Puisi Ledakan perempuan
Karya barelyalive
Baca selengkapnya di Penakota.id

Ia menulis—

tinta pecah jadi bara,

kata-kata melompat, berisik, menggigit dinding malam.


Buku catatan menjelma luka yang basah,

setiap huruf menuntut darah.


Ia berjalan—

jalan bukan jalan,

melainkan tubuh yang meronta,

asphalt, tanah, pasir,

semua bergetar di telapak kakinya.


Ia berlari, terhuyung, tertawa pada bayangan,

menyumpahi langit yang menutup rapat rahasianya.


Ia mendengar—

musik bukan musik,

melainkan palu yang memukul tengkorak,

melumat sunyi,

membuka pintu hitam dalam dadanya.


Nada jadi kilat, bass jadi gemuruh,

suara jadi pecahan kaca.


Ia ingin tahu siapa dirinya—

tapi jawaban bukan wajah,

bukan nama, bukan rumah.


Jawaban adalah ledakan:

api yang mengoyak hening,

angin yang merobek peta,

air yang menenggelamkan semua kemungkinan.


Ia menulis lagi dengan tangan gemetar,

ia berjalan lagi dengan kaki berdarah,

ia mendengar lagi dengan telinga pecah.


Dan dari reruntuhan itu

tumbuh dirinya yang baru,

bercahaya sekaligus terbakar,

tak bisa dijinakkan,

tak bisa dijelaskan,

hanya bisa terus meledak

lagi

dan

lagi.

calendar
01 Sep 2025 20:07
view
12
idle liked
0 menyukai karya ini
Penulis Menyukai karya ini
close
instagram
Unduh teks untuk IG story
Cara unduh teks karya
close
Pilih sebagian teks yang ada di dalam karya, lalu klik tombol Unduh teks untuk IG story
Contoh:
example ig