Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
CERPEN

Masa #4

Oleh fadlilahnida
"Aku ingin agar kesempatan itu menjadi jawaban atas tanya, obat atas luka, dan penyelesaian atas masa lalu. Aku memilih menjadi perempuan yang berani."

___

"Naya, bolehkah aku bicara? Sebentar saja." Mas Bay mendekat.

Fatya memegang lenganku erat. Aku tak diizinkan balas mendekat.

"Biarkan aku bicara, sebentar. Aku janji hanya sebentar." Mataku yang basah memohon kepada Fatya. Sebagai yatim-piatu sejak kecil, Fatya-lah yang seolah menjelma sebagai saudara sekaligus orang tuaku.

"Nay..." Fatya menatapku, kemudian membisiki sesuatu, "Aku tidak tega jika kamu terus terluka. Aku saksi hidupmu dari kecil, Naya. Aku tahu betul kuat-lemahnya kamu. Aku sayang kamu, makanya aku tak mengizinkan kamu bicara sama orang yang sudah nyakitin kamu. Aku enggak rela melihat kamu disakiti lagi." Suara Fatya sangat pelan.

Kami saling berpelukan. Mas Bayan masih mematung, menunggu urusan perasaan antara aku dan Fatya.

"Fat, aku butuh menyelesaikan semuanya sama Mas Bayan. Ada hal yang masih belum beres, mengertilah..."

Hening sejenak.

"Jika kamu memilih untuk berbicara kepadanya dan kamu yakin kamu kuat, silakan saja. Segala keputusan pasti menanggung konsekuensi, bukan? Satu hal yang perlu kamu mengerti bahwa dirimu merdeka dan perasaanmu juga merdeka. Perjuangkanlah dirimu agar memperoleh cinta yang merdeka, bukan cinta yang dibungkus dengan keterpaksaan."

Fatya mengelus pipiku dua kali lalu belalu perlahan. Ia berjalan begitu saja meninggalkanku dan Mas Bayan bersama beberapa orang yang lalu-lalang di jalanan kampus. Sempat kulihat dari kejauhan Fatya menyeka sudut matanya. Tuhan, bantu aku meneguhkan hati bahwa jalan yang aku pilih adalah benar.

Aku dan Mas Bayan hanya berjeda dua langkah dan kita mulai bicara.


[Bersambung]
Selasa 24 April 2018
43
0 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Nida Fadlilah Arief

fadlilahnida

"Jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku."

Tuliskan tanggapanmu tentang Masa #4

Baca karya Nida lainnya

PUISI

Bicara Waktu

Minggu 04 Maret 2018
77
PUISI

Tentang Hati

Selasa 06 Maret 2018
77
PUISI

Aku dan Kesempatan

Senin 12 Maret 2018
52

Masa #4

Cerpen oleh Nida Fadlilah Arief

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah