Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Gadis Penjual Tisu

Oleh fadlilahnida

Di tempat pengisian bahan bakar, di bawah sorotan lampu merah, pasti kautemukan seorang gadis. Kalau tidak ungu, bajunya biru. Kalau tidak menenteng kudapan, ia menangkup tisu.


 


Orangorang lelah bekerja. Setiap hari berjejalan di ibukota. Alasannya sederhana, karena setiap orang beraktivitas pasti bermetabolisme. Mereka mengeluarkan keringat. Mereka butuh tisu. Jadi si gadis menjual tisu.


 


Begitulah ia habiskan waktu seperempat abadnya, mulai terbit fajar hingga timbul lunar. Berkeping logam dikumpulnya, dikeluarkan saat lapar. Bersiklus. Terus berulang. Sampai suatu masa, sandangan "gadis" sudah tak sepadan. Kini, kita panggil ia: Nenek Penjual Tisu.

Minggu 13 Oktober 2019
111
1 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Nida Fadlilah Arief

fadlilahnida

"Jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku."

Tuliskan tanggapanmu tentang Gadis Penjual Tisu

Baca karya Nida lainnya

PUISI

Bicara Waktu

Minggu 04 Maret 2018
107
PUISI

Tentang Hati

Selasa 06 Maret 2018
109
PUISI

Aku dan Kesempatan

Senin 12 Maret 2018
87

Gadis Penjual Tisu

Puisi oleh Nida Fadlilah Arief

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah