oranment
play icon
Drama Itupun Dimulai
Cerpen
Kutipan Cerpen Drama Itupun Dimulai
Karya indradmwf
Baca selengkapnya di Penakota.id

Sudah berminggu-minggu berlalu sejak pertemuan terakhir Maya dengan si pengemudi ojek online. Maya seringkali teringat akan percakapan mereka, terutama pertanyaan tentang cinta beda agama. Ia juga penasaran, apakah pria itu masih ingat dengannya.


Pagi itu, pukul 06.03, Maya berdiri di depan rumah seperti biasa. Ia memesan ojek online seperti biasa, berharap untuk bertemu dengan si pengemudi ojek online itu lagi.


Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya sebuah motor berhenti di depannya. Maya melihat ke arah pengendara motor, jantungnya berdebar kencang. Benar saja, pria itu adalah si pengemudi ojek online yang pernah mengantarkannya beberapa waktu lalu.


"Halo, Mbak," sapa pria itu dengan senyum ramah. "Lama tidak bertemu."


Maya tersenyum, merasa senang melihat pria itu lagi. "Halo, Pak. Ya, sudah lama juga.”


Pagi itu, ibu Maya ikut menghantarkannya di depan rumah. Seperti biasa, Maya melambaikan tangan kepada ibunya, seraya berpamitan.


Pria itu pun mengangguk kepada ibu Maya


“Mari ibu mertua,” ucapnya lirih dan hanya Maya yang mendengarnya


Maya pun tercengang dengan ucapan pria itu.


“Apaan sih, maksudnya apa coba,” tanya Maya sambil tersenyum tersipu.


Pria itu tertawa. "Iya, kan boleh aku manggil ibu mertua”


Pria itu lalu segera melaju dengan motornya.


Selama perjalanan, mereka berbincang-bincang ringan. Maya merasa semakin nyaman berbicara dengan pria itu. Ia juga memperhatikan pria itu lebih dekat. Pria itu memiliki mata yang indah, senyuman yang menawan, dan suara yang lembut.


Pria itu pun bertanya karena lama tidak berjumpa.


“Kok lama ya, kita nggak ketemu, aku kira kamu sakit atau apa. Aku sampai keliling di dekat rumahmu beberapa kali, tapi kayaknya kamu nggak ada,”ceritanya singkat.


“Aku ada tugas di luar kota, “ jawab Maya singkat.


Tiba-tiba, pria itu berkata, "Aku sudah tahu lo beberapa lagu Kristen, kamu mau dengar nggak?"


Pria itupun lalu menyanyikan salah satu lagu rohani Kristen.


Maya tersenyum. "Wih, keren. Berapa lama itu belajarnya?” 


“Setiap Minggu kan aku libur, jadinya aku belajar deh lagu-lagu Kristen,” jawabnya 

Sepanjang perjalanan mereka berbincang dengan penuh gombalan manis.


Tak terasa sudah hampir sampai di kantor Maya.


Pria itu tiba-tiba bertanya. "Kamu mau nggah nikah sama aku"


Maya tertegun. Ia tidak menyangka pria itu akan mengatakan hal seperti itu. Ia merasa jantungnya berdebar kencang, tetapi ia juga merasa bingung.


Maya hanya bisa terdiam sambil tersenyum.


Pria itu melanjutkan pembicaraannya. “Tapi, aku harus tahu dong kesukaanmu, semua tentang kamu"


Maya terdiam, berpikir. Ia merasa tertarik dengan pria itu, tetapi ia juga merasa khawatir. Ia tidak tahu apakah mereka bisa mengatasi perbedaan agama mereka.


"Kamu serius dengan pernyataanmu?" tanya Maya dengan suara pelan.

Pria itu mengangguk, menatap mata Maya dengan penuh kesungguhan. "Aku sangat serius."


Maya terdiam, merasa hatinya berdesir. Ia tidak bisa menahan perasaan yang tumbuh dalam dirinya.


"Bolehkah saya meminta nomor teleponmu?" tanya pria itu dengan suara lembut.


Maya merasa jantungnya berdebar kencang. Ia ragu-ragu.


Akan tetapi, perjalanan itu telah sampai di kantor Maya. Maya turun dari motor sambil berucap terimakasih.


“Terimakasih,pak” ucap Maya


Maya tersenyum, merasa bahagia. Ia merasa bahwa ini adalah awal dari sesuatu yang indah. Ia tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi ia yakin bahwa ini adalah awal dari sebuah perjalanan cinta yang penuh tantangan dan harapan.


calendar
01 Mar 2025 06:47
view
9
idle liked
0 menyukai karya ini
Baca bab lainnya
Penulis Menyukai karya ini
close
instagram
Unduh teks untuk IG story
Cara unduh teks karya
close
Pilih sebagian teks yang ada di dalam karya, lalu klik tombol Unduh teks untuk IG story
Contoh:
example ig