Patah hati, luka menganga,
Air mata membasahi pipi.
Dunia seolah runtuh seketika,
Hati remuk, tak bertepi.
Namun, di balik awan kelabu,
Mentari fajar mulai bersinar.
Luka perlahan mulai sembuh,
Hati yang patah, mulai tegar.
Patah hati bukanlah akhir cerita,
Ia adalah awal dari babak baru.
Lembaran kosong siap diisi tinta,
Dengan kisah yang lebih syahdu.
Bangkitlah, wahai hati yang terluka,
Tunjukkan pada dunia, kau perkasa.
Lara ini kan bersemi kembali,
Menjadi bunga yang lebih indah lagi.
Kau adalah permata yang berharga,
Layak dicintai dengan sepenuh jiwa.
Jangan biarkan masa lalu menghantuimu,
Pandanglah masa depan, yang menantimu.