

Di antara senja dan rembulan malam,
Ada hati yang tertinggal, dalam diam.
Bukan raga, bukan pula bayang semu,
Tapi rasa yang pernah ada, abadi membeku.
Di sudut ruang, di sela waktu,
Ada jejak yang tak terhapus, meski berlalu.
Tawa, tangis, bisikan rindu,
Semua terukir, dalam kalbu.
Kaki melangkah, jauh dari tempat itu,
Namun hati berbisik, "Aku masih di situ."
Mencari sisa, dari mimpi yang patah,
Berharap waktu, bisa kembali berpihak.
Di setiap hembusan angin, di setiap tetes hujan,
Ada bisikan namamu, yang tak terlupakan.
Aku mencari, dalam setiap kenangan,
Hati yang tertinggal, di persimpangan jalan.
Mungkin waktu akan menyembuhkan luka,
Mungkin cinta baru, akan datang menjelma.
Namun, di sudut hatiku yang terdalam,
Ada ruang kosong, yang selalu mengenang.

