Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Ergente L.

Gorontalo

2

Mengikuti

28

Pengikut

Ergente L.

Gorontalo
Tentang Penulis

temukan lelukanya di @Lahilotergente

Tempat,tanggal lahir

Gorontalo, 24 April 1998

Media Sosial

Semua

(18)

Puisi

(18)

Cerpen

(0)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Jumat 23 Februari 2018

Tak ada satupun yang tahu, cinta seperti apa yang harus disematkan pada tubuh kekasih Jalan-jalan untuk menikahinya memanjang seperti waktu seperti pengabulan doa yang sengaja ditunda-tunda Tuhan yang keseringan bercanda Tak ada yang tahu, Kapan tepatnya perempu...

0 Penulis Terpikat
0
94
Kamis 22 Februari 2018
-

Wartawan: Mengapa begitu sibuk? Bupati: Setelah tragedi malam tadi, kuputuskan membangun gudang di halaman belakang tak luas, tapi muat separuh umurku menumpuk menunggu Wartawan: Masih ada waktu? Bupati: Tidak mungkin,...

0 Penulis Terpikat
0
29
Rabu 21 Februari 2018
-

Aku mengimani satu Tuhan yang baik Tapi. . . Apa tak mengapa, Apa Dia tak marah Jika mengajak dua perempuan dalam satu doa? (Tengah Jalan, 180218)

0 Penulis Terpikat
0
29
Rabu 21 Februari 2018
-

Di laut kecil matamu, kata-kata ingin menjadi ikan yang bisa berdoa Semoga saja matamu tak selalu asin karena luka Di laut kecil matamu, puisi-puisi ingin menjadi karang--rumah kata-kata Tempat terahasia untuk rasa Di laut kecil matamu, aku ingin karam Meneguk asin...

0 Penulis Terpikat
0
56
Rabu 21 Februari 2018
-

Awan di atas atap rumahmu sedang bercerita, bagaimana cara seorang biasa ingin bersamamu di segala musim yang ada Langit yang lama menatap jendela kamarmu sedang gelisah Mencari cara paling tabah, mencabut belati lelaki lain di dadamu yang luka Siklus memilikimu se...

0 Penulis Terpikat
0
22
Rabu 21 Februari 2018
-

Suatu malam, ketika gema kuasa terakhir dinyanyikan Tubuhku akan tetap berwujud kesunyian Dan sepotong rembulan di langit masih kunamai dirimu--nama sebelum kau gerhana sempurna Segerombol burung gereja dengan kaki-kakinya yang patah Akan menari terpincang-pincang d...

0 Penulis Terpikat
0
30
Minggu 18 Februari 2018
-

Dilihat dari sisi manapun—meski hitam Malam akan selalu keibuan Persis seperti perempuan yang kunamai kekasih Dengan tabah, ditimangnya tubuh rampok, begal dan koruptor Dengan dingin, dilengkungkannya bulan sabit, seperti senyum harapan para pembunuh bayaran calon...

0 Penulis Terpikat
0
29
Selasa 13 Februari 2018

(Mengenang cinta merpati Marie Josephe Rose Tascher de La Pagerie) "Padahal janda sepertiku tidak akan malu menerimamu kembali, bahkan kau datang persis seperti mata peluru saat revolusi pecah disini," Josephine menganggap dirinya sedang mendoakan keselamatan seorang l...

0 Penulis Terpikat
0
119
Selasa 13 Februari 2018

Siluet dari rona jingga tenggelam ke dasar kolam kaldu Bola-bola daging menjadi badut yang menari mengajakku bercanda Meyakinkanku bahwa sore ini begitu gurih Ketika kuah bening ini tak terlalu pedas karenamu Bukan, bukan Aku yang mungkin sedang canggung di dep...

0 Penulis Terpikat
0
86
Selasa 13 Februari 2018

Orang-orang lebih percaya takdir dari ramalan tangan dan ampas teh Sedang aku lebih memilih menebaknya sendiri, Tetimbang harus melewatkan pagi dengan banyak berharap Tak seperti lelaki kebanyakan, Yang menghibur sepi sendiri dengan permintaan-permintaan Yang mem...

0 Penulis Terpikat
0
61
Selasa 13 Februari 2018

Kata Amak, jerawat itu rindu Lalu aku pun tersipu-sipu Sebab aku merindukanmu—kau dan wajah mulusmu (Gorontalo, 140817)

0 Penulis Terpikat
0
55
Selasa 13 Februari 2018

Dingin melumat gelap kota Di punggung panggung dan tenda pesta Wanita-wanita seni memuntahkan suara-suara lagu Menikam telinga-telinga Dingin dan gelap kota yang sama, Beribu pasang tangan turut ramai berseni: Memungut iba Tuhan; merapal syair lapar Kepada mobi...

0 Penulis Terpikat
0
43
Selasa 13 Februari 2018

Sudah jadi lumrah di ujung pecah gelap; malam yang nyaris pagi Pena adalah penari yang mulai Gemulai bermain tinta di wajah kertas kesi Ada diam di tiap jinjit langkahnya, Menyirat kehitaman Menyurat cinta Yang selalu dapat kau baca dan tak dapat kau p...

0 Penulis Terpikat
0
64
Selasa 13 Februari 2018

Tubuhku terlalu tua dan tradisional Sampai-sampai kini punya sebuah mitos yang terkenal Bahwa semua anak-anak harapan yang pulang terlalu sore Pupus, tersesat dan hilang sebelum habis kau baca kembali Sejak itu Amak melarangku rindu Sebab membunuh diri sen...

0 Penulis Terpikat
0
65
Selasa 13 Februari 2018

Amak sedang sakit; Dan teringat kesunyian lebaran kemarin, Amak mulai menerka usia, Menghitung rintik demi rintik yang ditabungnya bertahun-tahun Berkodi-kodi Berharap cukup untuk menebus sebuah pertemuan dan pelukan Sebab hari ini adalah kepulangan, ...

0 Penulis Terpikat
0
57
Selasa 13 Februari 2018

Saat kota tidur, aku adalah satu-satunya kesunyian yang terjaga Menyaksikan malam lebih lama, lebih sepi Memerhatikan bagaimana manusia tidur dan bermimpi, Datang, pergi, Mati dan kembali Saat pagi, kala kota dibangunkan anak-anak matahari Kusaksikan cara ma...

0 Penulis Terpikat
0
136
Selasa 13 Februari 2018

(Kepada Viviana) Kau menggenggam merah dan cangkir teh yang kuseduh dengan kerelaan, Detak detik-detik arloji yang lamat kulahap di bangku penungguan Sedang namamu segan bermain harum rindu yang kuledakkan di dada, Kisah-kisah luka kau langgamkan, Melepasliar...

0 Penulis Terpikat
0
60
Selasa 13 Februari 2018

Cerita-cerita yang tercatat di kepalamu Sudah usang namun tak kunjung usai Anak-anak kalimat tersesat kemalaman mencari induk Sedang sang ibu juga sibuk Menelusuri lorong-lorong paragraf Tak juga mereka saling menemukan titik yang serasi denganmu Memang, s...

0 Penulis Terpikat
0
41
Ergente belum menulis satupun cerpen
Jumat 23 Februari 2018

Tak ada satupun yang tahu, cinta seperti apa yang harus disematkan pada tubuh kekasih Jalan-jalan untuk menikahinya memanjang seperti waktu seperti pengabulan doa yang sengaja ditunda-tunda Tuhan yang keseringan bercanda Tak ada yang tahu, Kapan tepatnya perempu...

0 Penulis Terpikat
0
94
Kamis 22 Februari 2018
-

Wartawan: Mengapa begitu sibuk? Bupati: Setelah tragedi malam tadi, kuputuskan membangun gudang di halaman belakang tak luas, tapi muat separuh umurku menumpuk menunggu Wartawan: Masih ada waktu? Bupati: Tidak mungkin,...

0 Penulis Terpikat
0
29
Rabu 21 Februari 2018
-

Aku mengimani satu Tuhan yang baik Tapi. . . Apa tak mengapa, Apa Dia tak marah Jika mengajak dua perempuan dalam satu doa? (Tengah Jalan, 180218)

0 Penulis Terpikat
0
29
Rabu 21 Februari 2018
-

Di laut kecil matamu, kata-kata ingin menjadi ikan yang bisa berdoa Semoga saja matamu tak selalu asin karena luka Di laut kecil matamu, puisi-puisi ingin menjadi karang--rumah kata-kata Tempat terahasia untuk rasa Di laut kecil matamu, aku ingin karam Meneguk asin...

0 Penulis Terpikat
0
56
Rabu 21 Februari 2018
-

Awan di atas atap rumahmu sedang bercerita, bagaimana cara seorang biasa ingin bersamamu di segala musim yang ada Langit yang lama menatap jendela kamarmu sedang gelisah Mencari cara paling tabah, mencabut belati lelaki lain di dadamu yang luka Siklus memilikimu se...

0 Penulis Terpikat
0
22
Rabu 21 Februari 2018
-

Suatu malam, ketika gema kuasa terakhir dinyanyikan Tubuhku akan tetap berwujud kesunyian Dan sepotong rembulan di langit masih kunamai dirimu--nama sebelum kau gerhana sempurna Segerombol burung gereja dengan kaki-kakinya yang patah Akan menari terpincang-pincang d...

0 Penulis Terpikat
0
30
Minggu 18 Februari 2018
-

Dilihat dari sisi manapun—meski hitam Malam akan selalu keibuan Persis seperti perempuan yang kunamai kekasih Dengan tabah, ditimangnya tubuh rampok, begal dan koruptor Dengan dingin, dilengkungkannya bulan sabit, seperti senyum harapan para pembunuh bayaran calon...

0 Penulis Terpikat
0
29
Selasa 13 Februari 2018

(Mengenang cinta merpati Marie Josephe Rose Tascher de La Pagerie) "Padahal janda sepertiku tidak akan malu menerimamu kembali, bahkan kau datang persis seperti mata peluru saat revolusi pecah disini," Josephine menganggap dirinya sedang mendoakan keselamatan seorang l...

0 Penulis Terpikat
0
119
Selasa 13 Februari 2018

Siluet dari rona jingga tenggelam ke dasar kolam kaldu Bola-bola daging menjadi badut yang menari mengajakku bercanda Meyakinkanku bahwa sore ini begitu gurih Ketika kuah bening ini tak terlalu pedas karenamu Bukan, bukan Aku yang mungkin sedang canggung di dep...

0 Penulis Terpikat
0
86
Selasa 13 Februari 2018

Orang-orang lebih percaya takdir dari ramalan tangan dan ampas teh Sedang aku lebih memilih menebaknya sendiri, Tetimbang harus melewatkan pagi dengan banyak berharap Tak seperti lelaki kebanyakan, Yang menghibur sepi sendiri dengan permintaan-permintaan Yang mem...

0 Penulis Terpikat
0
61
Selasa 13 Februari 2018

Kata Amak, jerawat itu rindu Lalu aku pun tersipu-sipu Sebab aku merindukanmu—kau dan wajah mulusmu (Gorontalo, 140817)

0 Penulis Terpikat
0
55
Selasa 13 Februari 2018

Dingin melumat gelap kota Di punggung panggung dan tenda pesta Wanita-wanita seni memuntahkan suara-suara lagu Menikam telinga-telinga Dingin dan gelap kota yang sama, Beribu pasang tangan turut ramai berseni: Memungut iba Tuhan; merapal syair lapar Kepada mobi...

0 Penulis Terpikat
0
43
Selasa 13 Februari 2018

Sudah jadi lumrah di ujung pecah gelap; malam yang nyaris pagi Pena adalah penari yang mulai Gemulai bermain tinta di wajah kertas kesi Ada diam di tiap jinjit langkahnya, Menyirat kehitaman Menyurat cinta Yang selalu dapat kau baca dan tak dapat kau p...

0 Penulis Terpikat
0
64
Selasa 13 Februari 2018

Tubuhku terlalu tua dan tradisional Sampai-sampai kini punya sebuah mitos yang terkenal Bahwa semua anak-anak harapan yang pulang terlalu sore Pupus, tersesat dan hilang sebelum habis kau baca kembali Sejak itu Amak melarangku rindu Sebab membunuh diri sen...

0 Penulis Terpikat
0
65
Selasa 13 Februari 2018

Amak sedang sakit; Dan teringat kesunyian lebaran kemarin, Amak mulai menerka usia, Menghitung rintik demi rintik yang ditabungnya bertahun-tahun Berkodi-kodi Berharap cukup untuk menebus sebuah pertemuan dan pelukan Sebab hari ini adalah kepulangan, ...

0 Penulis Terpikat
0
57
Selasa 13 Februari 2018

Saat kota tidur, aku adalah satu-satunya kesunyian yang terjaga Menyaksikan malam lebih lama, lebih sepi Memerhatikan bagaimana manusia tidur dan bermimpi, Datang, pergi, Mati dan kembali Saat pagi, kala kota dibangunkan anak-anak matahari Kusaksikan cara ma...

0 Penulis Terpikat
0
136
Selasa 13 Februari 2018

(Kepada Viviana) Kau menggenggam merah dan cangkir teh yang kuseduh dengan kerelaan, Detak detik-detik arloji yang lamat kulahap di bangku penungguan Sedang namamu segan bermain harum rindu yang kuledakkan di dada, Kisah-kisah luka kau langgamkan, Melepasliar...

0 Penulis Terpikat
0
60
Selasa 13 Februari 2018

Cerita-cerita yang tercatat di kepalamu Sudah usang namun tak kunjung usai Anak-anak kalimat tersesat kemalaman mencari induk Sedang sang ibu juga sibuk Menelusuri lorong-lorong paragraf Tak juga mereka saling menemukan titik yang serasi denganmu Memang, s...

0 Penulis Terpikat
0
41
Ergente belum menulis satupun Naskah Drama
Ergente belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Ergente