Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Mashita Fandia

Yogyakarta

23

Mengikuti

11

Pengikut

Mashita Fandia

Yogyakarta
Tentang Penulis

-

Tempat,tanggal lahir

Yogyakarta, 29 Maret 1990

Media Sosial

Semua

(4)

Puisi

(4)

Cerpen

(0)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Rabu 14 Maret 2018

Memang mudah melupakan bintang ketika hari terang; dan mudah pula melupakan mentari ketika hari gelap, Memang perlu tingginya kesadaran untuk mengingat cita-cita jangka panjang, untuk tidak tersesat dalam buaian euforia sesaat, Memang perlu besarnya nurani untuk mengi...

1 Penulis Terpikat
0
42
Selasa 13 Maret 2018

Apakah kau tahu makna lelah? Dibekap hampa yang mengisi bilik pembuluh darah, Disalib luka-luka dalam himpitan resah, Hingga terlunta dan tertatih payah, Terkungkung labirin amarah. Dan kau bertanya pada dirimu dengan gundah, Mau sampai kapan berkubang nanah?...

0 Penulis Terpikat
0
32
Minggu 04 Maret 2018

Bayang itu semu, Tak menyerupai diriku, Tak juga menyerupai dirimu, Hanya kisi-kisi yang terbujur kaku, Membeku dalam kerasnya lorong kalbu. Dan tak jemu kita memuja hadirnya, Dalam buaian angan-angan yang kegelapan, Menyuar mengisi ruam-ruam jiwa yang kesepian,...

0 Penulis Terpikat
0
33
Sabtu 03 Maret 2018

Di sana ia termangu, dalam hening menunggu, Di wajahnya resah menyaru, dalam pagutan rindu. Dipejamkannya mata, mencoba lari dari nyata yang merana, Disapanya sia-sia, hanya terjaring sepi ditikam hina. Lalu kebas, Lalu kaku, Lalu mati, Dan berlalu. M.F

0 Penulis Terpikat
0
45
Mashita belum menulis satupun cerpen
Rabu 14 Maret 2018

Memang mudah melupakan bintang ketika hari terang; dan mudah pula melupakan mentari ketika hari gelap, Memang perlu tingginya kesadaran untuk mengingat cita-cita jangka panjang, untuk tidak tersesat dalam buaian euforia sesaat, Memang perlu besarnya nurani untuk mengi...

1 Penulis Terpikat
0
42
Selasa 13 Maret 2018

Apakah kau tahu makna lelah? Dibekap hampa yang mengisi bilik pembuluh darah, Disalib luka-luka dalam himpitan resah, Hingga terlunta dan tertatih payah, Terkungkung labirin amarah. Dan kau bertanya pada dirimu dengan gundah, Mau sampai kapan berkubang nanah?...

0 Penulis Terpikat
0
32
Minggu 04 Maret 2018

Bayang itu semu, Tak menyerupai diriku, Tak juga menyerupai dirimu, Hanya kisi-kisi yang terbujur kaku, Membeku dalam kerasnya lorong kalbu. Dan tak jemu kita memuja hadirnya, Dalam buaian angan-angan yang kegelapan, Menyuar mengisi ruam-ruam jiwa yang kesepian,...

0 Penulis Terpikat
0
33
Sabtu 03 Maret 2018

Di sana ia termangu, dalam hening menunggu, Di wajahnya resah menyaru, dalam pagutan rindu. Dipejamkannya mata, mencoba lari dari nyata yang merana, Disapanya sia-sia, hanya terjaring sepi ditikam hina. Lalu kebas, Lalu kaku, Lalu mati, Dan berlalu. M.F

0 Penulis Terpikat
0
45
Mashita belum menulis satupun Naskah Drama
Mashita belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Mashita