

Aku memilih pergi
seperti senja
yang tahu
tak semua cahaya
harus menjadi malam bersama
Pandangan kita
mulai tumbuh
ke arah yang berbeda
seperti dua pohon
yang akarnya saling menyentuh
namun dahan-dahannya
tak lagi berbincang
Kau sakit
karena aku menjadi dingin
aku mengerti
dingin itu
bukan ketiadaan rasa
melainkan caraku
menyimpan api
agar tidak membakar
apa yang masih kau jaga
Ada perasaan
yang kupeluk dalam diam
seperti doa
yang tak berani kusebut
karena aku harus yakin
pada langkah
yang kupilih sendiri
Aku tidak pergi
dengan hati yang ringan
aku hanya memilih
menanggung luka
di tubuhku sendiri
daripada membiarkannya
tumbuh di dadamu
lebih lama
Maka kisah ini selesai
bukan karena cinta berkurang
melainkan karena
tidak semua yang indah
ditakdirkan untuk tinggal
kadang ia hadir
hanya untuk mengajarkan
cara melepaskan
tanpa membenci

