Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Rahmat Ridwan

Purbalingga, Jawa Tengah

1

Mengikuti

5

Pengikut

Rahmat Ridwan

Purbalingga, Jawa Tengah
Tentang Penulis

Akulah puisi itu sendiri.

Tempat,tanggal lahir

Purbalingga, Jawa Tengah, 11 Oktober 1997

Media Sosial

Semua

(6)

Puisi

(5)

Cerpen

(1)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Rabu 08 April 2020

Pundak-pundak di dekatnya getar gempa⁣Petaka ini mengguncang mereka lagi⁣Dari beranda, dayu kedasih tak terdengar hingga nyaring.⁣Pelan berbisik, mengapa?⁣Mengapa air mata selalu susur sungai?⁣Mengapa pula kita harus mengayuhnya dengan⁣lengan sendiri?⁣Dan hari depan, mu...

0 Penulis Terpikat
0
21
Jumat 12 Juli 2019

Aku tersentak. Mataku membelalak. Sejenak tubuhku mematung. Masih teringat jelas bagaimana rupa pria itu. Ia memandangiku yang sedang bersila dibawah pohon Akasia, pohon yang sama seperti yang berada di belakang rumah nenek di kampung halamanku di kota Kuningan, tempatk...

4 Penulis Terpikat
1
139
Kamis 11 Juli 2019

Di tanah kakinya ingin berpijakPerempuan menahan ngeriTak sedikit pun asih didapatkanInsan lain menanggapinya perkara bencanaMenjinjing tangis serta duka di pundakTerseok-seokManut pada angin yang mengarahkannya jauhMembelah samudera dan melawan ombakDi bawah kiara payu...

2 Penulis Terpikat
0
64
Rabu 10 Juli 2019

Suara denting yang tak bernamaIalah keheningan di runcing malamMasih saja kaudapati muramSaat wajahmu tengadah ke corak rembulanLuluh serta dalam sedu kelabu yang melingkupinya sempurnaMatamu yang iriKepada binar satu bintang senantiasa setia di sisiSetibanya engkau di...

2 Penulis Terpikat
0
97
Kamis 04 Juli 2019

Kedua tangan saling menyapa Kau tak tahu saja aku malu bak kukang Pertukaran uap dalam ceruk genggaman Aku bisa selamanya hangat berendam disana Sorot matamu melampaui kuwatu Halus rambutmu ialah gelombang ombak panjang Dan, o, senyummu, quokka Ingin kucuri dan k...

7 Penulis Terpikat
0
229
Senin 01 Juli 2019

Isyarat adalah bahasa hati yang terlupaPesan itu telah mengabdi menjadi lantunan firmanTak perlu lagi upaya untuk mengucapAku mengenali baik tubuhkuAku tahu, ia sedang memberikan isyaratDi pucuk malam yang bergetarBerjubah kalut, bertenun kemelutIa hadir laksana makhlus...

3 Penulis Terpikat
0
112
Jumat 12 Juli 2019

Aku tersentak. Mataku membelalak. Sejenak tubuhku mematung. Masih teringat jelas bagaimana rupa pria itu. Ia memandangiku yang sedang bersila dibawah pohon Akasia, pohon yang sama seperti yang berada di belakang rumah nenek di kampung halamanku di kota Kuningan, tempatk...

4 Penulis Terpikat
1
139
Rabu 08 April 2020

Pundak-pundak di dekatnya getar gempa⁣Petaka ini mengguncang mereka lagi⁣Dari beranda, dayu kedasih tak terdengar hingga nyaring.⁣Pelan berbisik, mengapa?⁣Mengapa air mata selalu susur sungai?⁣Mengapa pula kita harus mengayuhnya dengan⁣lengan sendiri?⁣Dan hari depan, mu...

0 Penulis Terpikat
0
21
Kamis 11 Juli 2019

Di tanah kakinya ingin berpijakPerempuan menahan ngeriTak sedikit pun asih didapatkanInsan lain menanggapinya perkara bencanaMenjinjing tangis serta duka di pundakTerseok-seokManut pada angin yang mengarahkannya jauhMembelah samudera dan melawan ombakDi bawah kiara payu...

2 Penulis Terpikat
0
64
Rabu 10 Juli 2019

Suara denting yang tak bernamaIalah keheningan di runcing malamMasih saja kaudapati muramSaat wajahmu tengadah ke corak rembulanLuluh serta dalam sedu kelabu yang melingkupinya sempurnaMatamu yang iriKepada binar satu bintang senantiasa setia di sisiSetibanya engkau di...

2 Penulis Terpikat
0
97
Kamis 04 Juli 2019

Kedua tangan saling menyapa Kau tak tahu saja aku malu bak kukang Pertukaran uap dalam ceruk genggaman Aku bisa selamanya hangat berendam disana Sorot matamu melampaui kuwatu Halus rambutmu ialah gelombang ombak panjang Dan, o, senyummu, quokka Ingin kucuri dan k...

7 Penulis Terpikat
0
229
Senin 01 Juli 2019

Isyarat adalah bahasa hati yang terlupaPesan itu telah mengabdi menjadi lantunan firmanTak perlu lagi upaya untuk mengucapAku mengenali baik tubuhkuAku tahu, ia sedang memberikan isyaratDi pucuk malam yang bergetarBerjubah kalut, bertenun kemelutIa hadir laksana makhlus...

3 Penulis Terpikat
0
112
Rahmat belum menulis satupun Naskah Drama
Rahmat belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Rahmat