

Dengan putih kuning bunga yang kutorehkan dalam kenangan kita malam itu; malam ini
Kau kembali pada luka yang sedikit lagi mengering
Menjemput getir pahit airku, yang kutahan, kutuang, kutahan
Kadang tumpah dalam lamunan kebersamaan kita dulu
Pada padang sempit yang bertuan kasih, kau tersenyum
Pada dua cermin di matamu yang ada aku di biasnya
Biasanya juga kita di bawah lampu kurang tenaga & cermin cembung pengundang tawa
Kali ini, di malam yang berbeda, tawa yang berbeda, ada aku dengan rindu yang mendalam tak kunjung sudah

