Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Shasa Nadia

Madiun

10

Mengikuti

12

Pengikut

Shasa Nadia

Madiun
Tentang Penulis

-

Tempat,tanggal lahir

Madiun, 09 April 2003

Media Sosial

Semua

(7)

Puisi

(4)

Cerpen

(3)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Rabu 20 November 2019
-

“Sora, pernahkah kau terpikirkan bagaimana rasanya menjadi awan yang setiap hari mengembara?” Hara mengelus punggung Sora yang membungkuk. Sejak tadi Sora terus saja menunduk. Dan Hara tak pernah putus asa membujuk Sora untuk berhenti m...

2 Penulis Terpikat
0
70
Sabtu 16 November 2019
-

Dari seberang kita hanya menunggu kesempatanKau dan aku saling berbagi pergelanganLalu terdiam dalam penghabisan

0 Penulis Terpikat
0
27
Sabtu 16 November 2019
-

Diriku yang baik, jangan pernah membandingkan segalanya sama. Kita semua berbeda. Standar bahagia tiap insan berbeda. Cara kita menerima nestapa juga berbeda. Jadi, percayalah, besar nestapa yang diterima juga berbeda. Bisa jadi, seseorang bertindak biasa saja dengan ka...

0 Penulis Terpikat
0
18
Sabtu 02 November 2019
-

Ada yang mengalir deras dari pikiranmu. Alirannya berputar, tak tahu harus menuju ke muara yang mana. Akhirnya semua isinya meluap dan melebar. Tumpah-ruah di kantung matamu, di nyawa setiap kata yang ada. Aku menampungnya, aku berusaha menjadi muara. Aku menikmati seti...

3 Penulis Terpikat
0
31
Minggu 21 Oktober 2018

Maka, rasa tulus itu gratis seperti udara. Seberapa pun kau minta, harganya tetap cuma-cuma. Sekolam hijau itu benar-benar tulus. Tetap teguh menerima tiap pandangan orang yang melintas tentang airnya yang sama sekali tak jernih. Tentang kolam penuh lumut yang tak tera...

0 Penulis Terpikat
0
64
Sabtu 13 Oktober 2018

Seseorang yang berbincang denganmu sore itu,.. Bukan aku. Melainkan pribadi lain yang merasuki jiwaku. Pribadi buta itu, merasukiku. Mengajakmu berbincang, bahkan memancing pandanganmu. Sore itu, kita berdua saja. Tapi bukan kita, melainkan kau dengan 'pri...

0 Penulis Terpikat
0
159
Minggu 07 Oktober 2018
-

Suatu hari kita akan sama-sama tidak mengabari. Kita sama-sama melupakan tentang sebuah pengabdian. Kita sama-sama menghilangkan sebuah bentuk pengakuan. Kita sama-sama pergi dengan sebuah alasan. Kau adalah separuh napasku yang hilang. Kau adalah airmata yang berlina...

0 Penulis Terpikat
0
186
Rabu 20 November 2019
-

“Sora, pernahkah kau terpikirkan bagaimana rasanya menjadi awan yang setiap hari mengembara?” Hara mengelus punggung Sora yang membungkuk. Sejak tadi Sora terus saja menunduk. Dan Hara tak pernah putus asa membujuk Sora untuk berhenti m...

2 Penulis Terpikat
0
70
Sabtu 16 November 2019
-

Diriku yang baik, jangan pernah membandingkan segalanya sama. Kita semua berbeda. Standar bahagia tiap insan berbeda. Cara kita menerima nestapa juga berbeda. Jadi, percayalah, besar nestapa yang diterima juga berbeda. Bisa jadi, seseorang bertindak biasa saja dengan ka...

0 Penulis Terpikat
0
18
Minggu 21 Oktober 2018

Maka, rasa tulus itu gratis seperti udara. Seberapa pun kau minta, harganya tetap cuma-cuma. Sekolam hijau itu benar-benar tulus. Tetap teguh menerima tiap pandangan orang yang melintas tentang airnya yang sama sekali tak jernih. Tentang kolam penuh lumut yang tak tera...

0 Penulis Terpikat
0
64
Sabtu 16 November 2019
-

Dari seberang kita hanya menunggu kesempatanKau dan aku saling berbagi pergelanganLalu terdiam dalam penghabisan

0 Penulis Terpikat
0
27
Sabtu 02 November 2019
-

Ada yang mengalir deras dari pikiranmu. Alirannya berputar, tak tahu harus menuju ke muara yang mana. Akhirnya semua isinya meluap dan melebar. Tumpah-ruah di kantung matamu, di nyawa setiap kata yang ada. Aku menampungnya, aku berusaha menjadi muara. Aku menikmati seti...

3 Penulis Terpikat
0
31
Sabtu 13 Oktober 2018

Seseorang yang berbincang denganmu sore itu,.. Bukan aku. Melainkan pribadi lain yang merasuki jiwaku. Pribadi buta itu, merasukiku. Mengajakmu berbincang, bahkan memancing pandanganmu. Sore itu, kita berdua saja. Tapi bukan kita, melainkan kau dengan 'pri...

0 Penulis Terpikat
0
159
Minggu 07 Oktober 2018
-

Suatu hari kita akan sama-sama tidak mengabari. Kita sama-sama melupakan tentang sebuah pengabdian. Kita sama-sama menghilangkan sebuah bentuk pengakuan. Kita sama-sama pergi dengan sebuah alasan. Kau adalah separuh napasku yang hilang. Kau adalah airmata yang berlina...

0 Penulis Terpikat
0
186
Shasa belum menulis satupun Naskah Drama
Shasa belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Shasa