Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
CERPEN

Sekolam Hijau yang Tulus

Oleh shasanadia
Maka, rasa tulus itu gratis seperti udara. Seberapa pun kau minta, harganya tetap cuma-cuma.
Sekolam hijau itu benar-benar tulus. Tetap teguh menerima tiap pandangan orang yang melintas tentang airnya yang sama sekali tak jernih. Tentang kolam penuh lumut yang tak terawat.
Siang itu, aku meminta sedikit kesegaran untuk kulit ubun-ubunku yang sudah keriput, untuk besi tuaku yang mulai dimakan waktu. Aku menggetarkan air hijau yang tenang itu. Atau dengan kata lain, mengganggu kehidupan lumut-lumut yang sedang santai berkembang-biak dalam luapan air hujan. Membasahi tanganku dengan air hijau yang panas karena terpapar sinau matahari. Lumut-lumut itu tetap segar, juga tegar. Dalam "ketidakpedulian" peradaban, ada yang mencoba mencuri-curi kehidupan.
Sekolam hijau yang tulus. Dengan segala isinya yang hidup diantara mimpi yang kuncup.
Minggu 21 Oktober 2018
102
0 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Shasa Nadia

shasanadia

Tuliskan tanggapanmu tentang Sekolam Hijau yang Tulus

Baca karya Shasa lainnya

PUISI

Seorang Masa Lalu

Minggu 07 Oktober 2018
-
229
PUISI

Berselisih Jiwa

Sabtu 13 Oktober 2018
223
PUISI

MALAM NOVEMBER

Sabtu 02 November 2019
-
68

Sekolam Hijau yang Tulus

Cerpen oleh Shasa Nadia

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah