Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Pengikut Elenra

Elenra A

17
Pengikut
8
Mengikuti
Tentang Penulis
-
Tempat, Tanggal Lahir
- , 5 August, 1976
Username Penakota
penakota.id/penulis/EraElenra/
Media Sosial
Puisi
Cerpen

Cerpen Elenra

Elenra belum menulis satu pun Cerpen

Puisi Elenra

sang penikmat aksara
Puisi

aku selalu merindu harum aroma tubuhmu yang klasik menyentuh lembut lekuk indahmu menyaksikan tiap kalimat yang tercatat mencumbui diksi yang seksi dan merasakan denyut fiksi yang puisi kutanggalkan halaman demi halaman perlahan menyusuri...

: 24 | : 0 | : Selasa, 20 Februari 2018 - 20:09

Membunuh Katakata
Puisi

kita bersua dalam ruang kedap suara tiada lagi puisi yang bisa kubacakan sebab satu persatu larik telah lama kupenggal mereka mati terkapar dan kukubur dalamdalam berpeluh isak meski masih tersisa katakata kupenjara mereka dalam...

: 14 | : 0 | : Selasa, 20 Februari 2018 - 05:34

aku dan kamu, jakarta
Puisi

aku tenang dipangkuan bis yang merayapi ibu kota menyaksikan pemandangan ruparupa selepas bekerja gedunggedung tinggi menjulang ada yang sendiri, berpasangan, atau berkelompok menunjukkan keangkuhan, penuh persaingan gagah di antara rumah...

: 29 | : 0 | : Minggu, 18 Februari 2018 - 07:11

Rindu Yang Kian Basah
Puisi

menggengam butiran kata-kata di pagi buta bersamaan dengan jatuhnya rinai air mata menengadah, meneteskan satu persatu dosa yang luruh dalam tempurung jiwa raja' dan khauf membasahi asa membanjiri sukma yang nelangsa, sebab kering ibadah kerontang...

: 90 | : 0 | : Rabu, 7 Februari 2018 - 08:33

puisi untuk putra putri
Puisi

pemuda, masih ingatkah dengan sumpah? dimana ikrar mengakar pada 28 Oktober menguatkan tubuh-tubuh yang sempat layu menumbuhkan putra dan putri indonesia untuk bertumpah darah yang satu pemuda, kemana larinya semangat juang? semangat yang...

: 111 | : 0 | : Jumat, 27 Oktober 2017 - 09:53

mendadak lenyap
Puisi

kau membisu sejak kutanya "Ingin menyampaikan apa?" kau malah sibuk memilin-milin taplak meja yang baru selesai disulam nenek sore tadi menghitung puntung rokok dalam asbak sisa isapan bapak sesekali membunyikan jemari yang tampak lelah kau...

: 231 | : 0 | : Selasa, 24 Oktober 2017 - 20:18
Tutup

Bagikan profil Elenra