Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Pengikut F

F Kartika

7
Pengikut
8
Mengikuti
Tentang Penulis
-
Tempat, Tanggal Lahir
Surabaya , 4 May, 1991
Username Penakota
penakota.id/penulis/FTKartika/
Puisi
Cerpen

Cerpen F

Dear Lunar
Cerpen

Dear Lunar, Lama kita tak berbincang. Bagaimana kabarmu? Kulihat beberapa waktu lalu pendarmu begitu kemilau. Sedang bahagiakah kau disana? Apakah benar akhir bulan ini kau mengalami gerhana? Jika iya, aku mohon maaf tak bisa menemanimu melewati...

: 16 | : 0 | : Minggu, 8 Juli 2018 - 00:26

Liliput
Cerpen

Mari kuperkenalkan kau dengan otak yang ada dikepalaku. Otakku adalah pusat kendali dari seluruh hal yang terjadi pada inderaku. Ia memiliki beberapa asisten yang terbagi menjadi beberapa klan. Asal kau tau, asisten ini bukan sembarang asisten....

: 89 | : 0 | : Minggu, 15 April 2018 - 21:08

Puisi F

Lihat Aku
Puisi

Hey kamu. Lihat aku yang berdandan cantik setiap malam hanya untukmu. Pakaianku adalah gaun kesepian berwarna kelam dengan kerlip harapan semu di seluruh tepinya. Kerudungku berwarna semburat senja yang sayup-sayup darinya akan terdengar...

: 29 | : 0 | : Rabu, 4 Juli 2018 - 19:03

Hujan
Puisi

Hujan kali ini datang malu-malu Mengirim pesan terlebih dahulu melalui mendung Lalu lama sepertinya sedikit meragu Ketika mendung telah lelah Berniat untuk menghentikan tunggunya, Hujan datang Tersipu Syahdu Lambat laun kian...

: 36 | : 2 | : Rabu, 20 Juni 2018 - 22:57

Bulan di Matamu
Puisi

Aku mencari rembulan yang hilang Kususuri jalan dan melempar pandangan ke sepanjang Nihil! Tapi kurasa ini kehilangan yang mustahil Lalu aku menatap bayangmu disampingku Begitu dekat dan sedikit terasa hangat Kemudian perlahan aku angkat...

: 18 | : 0 | : Selasa, 19 Juni 2018 - 23:08

Tanggal Empat Bulan Enam
Puisi

Sekarang pukul berapa? Aku terduduk diam mengamati setiap jiwa yang datang. Semua memanggul penat di lehernya dan Kelopak mata yang digantungi kantuk berayun-ayun hingga jalannya pun terhuyung-huyung. Sekarang pukul berapa? Semua jiwa tergesa...

: 30 | : 0 | : Minggu, 3 Juni 2018 - 23:34

Mengapa Rindu
Puisi

Mengapa rindu adalah nestapa Dipilinnya benang-benang asa Kemudian perlahan dipintal lebih erat Begitu pelan hingga jadilah pakaian hangat Hangat ini membekukan hati Karena rindu, semua yang terjadi adalah anomali Hati yang membeku hanya...

: 17 | : 0 | : Selasa, 15 Mei 2018 - 22:49

Larut
Puisi

Ada bulir resah yang menetes tiap malam pada cawan jiwa. Menetes perlahan. Menenggelamkan keyakinan yang telah diikat pada sebongkah batu, kepercayaan. Semua terlarut hanyut. Jiwa yang tersangkut pada dahan keyakinan sudah tak mampu bertahan...

: 20 | : 0 | : Senin, 7 Mei 2018 - 11:30

Gelap Terang
Puisi

Kuliah dulu, teori berkata Gelap merupakan ketiadaan cahaya Terang ialah bukti adanya cahaya Bagiku.. Gelap adalah menebak isi hatimu Terang berarti melimpahnya rasa tak karuan tentangmu Semua fana Semua tabu Aku nestapa Berselimut...

: 20 | : 0 | : Selasa, 24 April 2018 - 20:08

Malarindu
Puisi

Tidakkah dadamu sesak wahai kekasih? Sesak oleh rindu Yang menganak-sungai di pelosok hatiku Dan bermuara...

: 22 | : 0 | : Sabtu, 14 April 2018 - 22:06

Nabiku
Puisi

Pada siang yang terik Aku tergeletak memandang langit Semalam di tahun lampau Nabiku naik Bouraq menuju lapisan ketujuh langit Teringat bagaiman dosen fisika kuantum Berkata itu terjadi sungguh Ada beberapa rumus, naikkan, turunkan,...

: 19 | : 0 | : Sabtu, 14 April 2018 - 11:52

Meminjammu
Puisi

Bolehkah aku meminjam matamu? Agar aku tau bagaimana kau memandangku.. Tatapan yang tak pernah benar-benar menatap.. Tatapan yang selalu meminta jeda dan berlari menjauh saat aku membalasnya dengan penuh harap. Bolehkah aku meminjam...

: 32 | : 0 | : Sabtu, 7 April 2018 - 18:59

Malam Ini
Puisi

Tiba-tiba terlintas Kau duduk dihadapanku dan Memandang dengan lugas Terasa begitu dingin tetapi pekat oleh harapan Tak ada kopi hitam Tak ada coklat pahit Suguhan malam ini adalah kisah kelam Dengan sakit yang masih menjerit Mulut...

: 46 | : 0 | : Rabu, 14 Februari 2018 - 22:31

Berantakan
Puisi

#MengarsirKisahKasih Hatiku patah, pun dengan kepercayaan Isi kepalaku makin tak masuk akal, berantakan Hati ini selalu bermasalah dengan ekspetasi Tak pernah mendengar logika beragumentasi Aku wanita egois yang terlalu euphoria...

: 37 | : 0 | : Rabu, 14 Februari 2018 - 10:21
Tutup

Bagikan profil F