Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Mutia Senja

Sragen

0

Mengikuti

3

Pengikut

Mutia Senja

Sragen
Tentang Penulis

sedang belajar diam~

Tempat,tanggal lahir

Sragen, 03 Februari 1996

Media Sosial

Semua

(9)

Puisi

(6)

Cerpen

(2)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(1)
Jumat 31 Januari 2020

Januari menjemput penghujungnya dan menyambut Februari tiba lagi. Apa kabar kamu—yang sedang lelah sebab berbagai macam urusan, sibuk mengatur jadwal pergi tanpa meninggalkan beban, capek mengurus keperluan tentang banyak hal dan rindu pulang, atau sedang santai d...

1 Penulis Terpikat
0
61
Selasa 31 Desember 2019

31/Ketika angka tiga terhapus dan hanya tersisa satu, aku ingin kau tetap tinggal di menara hatiku. Di sana hanya tinggal kekosongan dan keterasingan; tempat di mana kau pasti merasa aman. Sebab orang-orang lebih suka berbondong-bondong mencari keramaian, mengumpulkan m...

1 Penulis Terpikat
0
35
Kamis 19 Desember 2019

Segala bunyi adalah puisi, katamu.Bunyi ketika kau menangis atau tertawa adalah juga puisi—yang kadang aku menyebutnya naratif jenaka.Kadang membuat kita tertawa tentang mengapa semuanya dapat terjadi.Selalu dan tak bosan menciptakan pengulangan.Akhirnya jejak masa lalu...

0 Penulis Terpikat
0
87
Selasa 19 November 2019

Malam iniAku menarik selimut: jaket biru milikkuRaga menghadap utara sambil berjagaTuan-tuan asyik meneguk kopiMenggulung tembakau—mengisapnya hingga pagiTuhan, dimana aku kini? Tak ada percakapanMata pejam membiarkan lampu pendarAnak kecil dalam diriku merengek minta p...

1 Penulis Terpikat
0
61
Minggu 17 November 2019

Sebelum memutuskan ke jalan dan melambaikan tangan kepada kondektur bus, perempuan itu melangkah seperti awan—mengabarkan mendung, tapi tak kunjung hujan. Ia hanya ingin mengenakan baju tebal berlapis jaket pada jejak siang yang terik. Udara sangat panas dan kulit pasra...

0 Penulis Terpikat
0
282
Selasa 05 November 2019

—kamuskecilku Barangkali Sabtu, seorang ibu melahirkan seorang anak yang menyerupai namanya: Chusnah, berarti baik dan menyenangkan. Harapan itu meregenerasi dalam diri putranya seperti tumbuhan menjatuhkan biji hingga mencipta harapan mulia: laki-laki y...

4 Penulis Terpikat
1
174
Rabu 07 Agustus 2019

Judul : Mengunjungi Hujan yang Berteduh di Matamu Penulis : Alfin Rizal Terbit &nbs...

5 Penulis Terpikat
0
149
Rabu 07 Agustus 2019

Bila suaraku masih terdengar, izinkan aku bergeming malam ini.Untukmu, aku ingin menjelma musim hujan.Atau kemarau, atau segala musim yang menjauhkanmu dari mimpi buruk.Terimalah kehadiranku dalam wujud apa saja sesukamu.Kau boleh mengusirku sejenak ketika kau rasa keha...

3 Penulis Terpikat
0
63
Sabtu 27 Juli 2019

untuk: kamuskecilkuaku menulis cerita tentang hujan—lagi—yang terbuat dari dendam rindu semalam.pagi mengajakku melukis mendung di keningnya,sumber kekuatan hujan terciptameski terkadang alpa. aku duduk berpangku lengan hujankala jarum jam berotasi mengikuti kerlin...

2 Penulis Terpikat
0
73
Jumat 31 Januari 2020

Januari menjemput penghujungnya dan menyambut Februari tiba lagi. Apa kabar kamu—yang sedang lelah sebab berbagai macam urusan, sibuk mengatur jadwal pergi tanpa meninggalkan beban, capek mengurus keperluan tentang banyak hal dan rindu pulang, atau sedang santai d...

1 Penulis Terpikat
0
61
Selasa 05 November 2019

—kamuskecilku Barangkali Sabtu, seorang ibu melahirkan seorang anak yang menyerupai namanya: Chusnah, berarti baik dan menyenangkan. Harapan itu meregenerasi dalam diri putranya seperti tumbuhan menjatuhkan biji hingga mencipta harapan mulia: laki-laki y...

4 Penulis Terpikat
1
174
Selasa 31 Desember 2019

31/Ketika angka tiga terhapus dan hanya tersisa satu, aku ingin kau tetap tinggal di menara hatiku. Di sana hanya tinggal kekosongan dan keterasingan; tempat di mana kau pasti merasa aman. Sebab orang-orang lebih suka berbondong-bondong mencari keramaian, mengumpulkan m...

1 Penulis Terpikat
0
35
Kamis 19 Desember 2019

Segala bunyi adalah puisi, katamu.Bunyi ketika kau menangis atau tertawa adalah juga puisi—yang kadang aku menyebutnya naratif jenaka.Kadang membuat kita tertawa tentang mengapa semuanya dapat terjadi.Selalu dan tak bosan menciptakan pengulangan.Akhirnya jejak masa lalu...

0 Penulis Terpikat
0
87
Selasa 19 November 2019

Malam iniAku menarik selimut: jaket biru milikkuRaga menghadap utara sambil berjagaTuan-tuan asyik meneguk kopiMenggulung tembakau—mengisapnya hingga pagiTuhan, dimana aku kini? Tak ada percakapanMata pejam membiarkan lampu pendarAnak kecil dalam diriku merengek minta p...

1 Penulis Terpikat
0
61
Minggu 17 November 2019

Sebelum memutuskan ke jalan dan melambaikan tangan kepada kondektur bus, perempuan itu melangkah seperti awan—mengabarkan mendung, tapi tak kunjung hujan. Ia hanya ingin mengenakan baju tebal berlapis jaket pada jejak siang yang terik. Udara sangat panas dan kulit pasra...

0 Penulis Terpikat
0
282
Rabu 07 Agustus 2019

Bila suaraku masih terdengar, izinkan aku bergeming malam ini.Untukmu, aku ingin menjelma musim hujan.Atau kemarau, atau segala musim yang menjauhkanmu dari mimpi buruk.Terimalah kehadiranku dalam wujud apa saja sesukamu.Kau boleh mengusirku sejenak ketika kau rasa keha...

3 Penulis Terpikat
0
63
Sabtu 27 Juli 2019

untuk: kamuskecilkuaku menulis cerita tentang hujan—lagi—yang terbuat dari dendam rindu semalam.pagi mengajakku melukis mendung di keningnya,sumber kekuatan hujan terciptameski terkadang alpa. aku duduk berpangku lengan hujankala jarum jam berotasi mengikuti kerlin...

2 Penulis Terpikat
0
73
Mutia belum menulis satupun Naskah Drama
Rabu 07 Agustus 2019

Judul : Mengunjungi Hujan yang Berteduh di Matamu Penulis : Alfin Rizal Terbit &nbs...

5 Penulis Terpikat
0
149

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Mutia