Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Awalia Ramadhani

Banyumas

14

Mengikuti

14

Pengikut

Awalia Ramadhani

Banyumas
Tentang Penulis

Ordinary human

Tempat,tanggal lahir

Banyumas, 31 Desember 1998

Media Sosial

Semua

(15)

Puisi

(15)

Cerpen

(0)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Sabtu 16 Mei 2020
-

1. kita terpaut ruang memasrahkanya kepada jaringan telepon juga sisa kuota yang tak seberapa 2. aku berencana pulang via video call yang sepi dan tidak macet sementara kau menunggu kepulanganku, tiap jumlah kurang di televisi ber...

10 Penulis Terpikat
0
209
Rabu 06 Mei 2020
-

tengah malam yang payahdan basah tangis di bantalturut mendengar laguyang ku putar tanpa henti,ku ulang tanpa tapiku bekali nelangsadengan sedikit rasa percaya"jika memang rejekiya kan ditransfer juga"ku ulang lagi esok haridari wejangan ke wejangandari ikat rambut kepe...

4 Penulis Terpikat
0
95
Kamis 30 April 2020
-

:Inggakesedihan bisa dihitung bahkansampai lebih dari tiga puluh duaaku sibuk menakar angkadari tiga puluh dua bercabang lagi,menjadi duka dan duka yang lainmeski sudah dark modesuatu kali, sempat ku sesalikenapa aku hanya sibuk menghitungbukan memeluk gelap tangisyang...

1 Penulis Terpikat
0
44
Kamis 30 April 2020
-

kabar yang berkeliaranmelewati dinding rumahsampai ke telinga ibu katanyaair mata masih ku seduh, nakkau jangan menangisteguk dahuludidihan ini, setelah masak nantitetangga-tetangga masihgemar bersuka cita dengannelangsa yang seolahmasih jauh disanasementara bebera...

1 Penulis Terpikat
0
29
Senin 09 Maret 2020
-

:Ism1"sepanjang bukit Dieng kurenungisiasat semesta yang mengantarkita ke ujung sanakabut turun tipis-tipisbersama embun yang rintik,melelehkan ngilu rusuk kitasementara kau berhenti di Viadulctaku terus menujumu sepertiNarcissius yang seorang dirimencintai bayangansamp...

2 Penulis Terpikat
0
92
Jumat 10 Januari 2020
-

:Ismku temukan diriku pada baju gombrang gambreng yang menghangatkan cuaca di beku tubuhku. kedamaian memasuki diri seperti kau saat sedang khusyuk di musala sampai fajar malu-malu bangun dari mimpinya.kita menemukan diri sendiri-sendiri pada rupa kau dan aku. aku menja...

1 Penulis Terpikat
0
48
Selasa 24 Desember 2019
-

:Bintaya1.setelah sewindu, hening di matamumasih seperti nyala gemintangyang lindap senyapdi kenangku2.aku mengejamusejak mula-muladadu di dada ibu serupagemulung di jantungmusendiri3.waktu kemudian jadi beku,tetapi setelah panjang-pendek suraimuaku masih tetap mengejat...

1 Penulis Terpikat
0
57
Selasa 24 Desember 2019
-

Dua nenek tua sedang bercakaptentang memoarnya masa muda:ada rundung gelisah danmurung yang basah di pipinyaTeh sudah dingindan remaja adalah siasatmereka menuju kata-kata,berjalanlah mereka berdua di sanaGigi yang sisa beberapatiada banding dengan gelak tawanyayan...

1 Penulis Terpikat
0
42
Kamis 05 Desember 2019
-

1Tubuh-tubuh masih terjaga dan tujuh puluh persen kehidupan hari itu telah berjalan sebagaimana biasa. Pukul sepuluh orang-orang memikul sisa beban hari pada punggungnya--hanya tersisa tiga puluh persen tenaga.2Kau melamun di kursi depan Trans Jakarta, menghadapi macet...

2 Penulis Terpikat
0
71
Kamis 05 Desember 2019
-

di beranda, hari sudah gelapayah menutup rapat jendeladan gapura kami yang nelangsakesedihan sudahdihidangkan ibu di meja makandan kami menghabiskanya sampai kenyang tiada sisamalam-malam, suara jangkrikmeramaikan nasib dibawah dipan yang iba kepadapunggung ayah dan tub...

2 Penulis Terpikat
0
58
Jumat 30 Agustus 2019
-

"Beberapa orang memaafkan lagi walau sudah ditindas habis berkali-kali" -.feast Lagu-lagu kesunyian berpesta di dadaku ibu berkata "tidak ada suara" aku percaya lagi meski setelahnya habis oleh isi kepala sendiri api menyala pada setiap tangga n...

7 Penulis Terpikat
0
195
Rabu 08 Mei 2019

:membaca gelisahKerunyaman di kepala kita adalahsuara klakson yang nyaring ramai-ramaidi lampu merah itu, bising dantergesa-gesaSerta apa yang diharapkanselain sunyi yakni jalanyang lempang saja,tidak ada cerita sengsaraPadahal segalanya tidak tampak mayahanya,kita tida...

3 Penulis Terpikat
0
90
Senin 22 April 2019

yang berputar-putar di sana, bukan hanya bianglala berduka atau tawa-tawa muskil yang akhirnya lepas pada permainan jenaka juganelangsaada juga rupiah berputartanpa poros setiap hari,penjual-penjual kaos bertelanjang kaki, penjaja sayur keluyuran,pedagang alpukat menaha...

4 Penulis Terpikat
0
92
Senin 15 April 2019

:Ism adakah seperti di lembah-lembah kau sembunyikan murungmu yang terkurung, kekasih atau kau titipkan air mata di sungai dan sebatang pohon yang memberikan udara pada sesak-sesakmu luka-lukamu atau, kekasih kau tinggalkan nes...

11 Penulis Terpikat
0
273
Senin 08 April 2019

PEREMPUAN ITU SENANG SEKALImemotong tubuhnya pada suatu acarakepalanya ada di rumahhatinya di suatu kota yang sunyitangannya pergi ke kertas-kertaskakinya melangkah ke peron keretasedang badannya tidur pada kasur,ia gemar sekali seperti ituSampai tua ia baru menyadari b...

3 Penulis Terpikat
0
98
Awalia belum menulis satupun cerpen
Sabtu 16 Mei 2020
-

1. kita terpaut ruang memasrahkanya kepada jaringan telepon juga sisa kuota yang tak seberapa 2. aku berencana pulang via video call yang sepi dan tidak macet sementara kau menunggu kepulanganku, tiap jumlah kurang di televisi ber...

10 Penulis Terpikat
0
209
Rabu 06 Mei 2020
-

tengah malam yang payahdan basah tangis di bantalturut mendengar laguyang ku putar tanpa henti,ku ulang tanpa tapiku bekali nelangsadengan sedikit rasa percaya"jika memang rejekiya kan ditransfer juga"ku ulang lagi esok haridari wejangan ke wejangandari ikat rambut kepe...

4 Penulis Terpikat
0
95
Kamis 30 April 2020
-

:Inggakesedihan bisa dihitung bahkansampai lebih dari tiga puluh duaaku sibuk menakar angkadari tiga puluh dua bercabang lagi,menjadi duka dan duka yang lainmeski sudah dark modesuatu kali, sempat ku sesalikenapa aku hanya sibuk menghitungbukan memeluk gelap tangisyang...

1 Penulis Terpikat
0
44
Kamis 30 April 2020
-

kabar yang berkeliaranmelewati dinding rumahsampai ke telinga ibu katanyaair mata masih ku seduh, nakkau jangan menangisteguk dahuludidihan ini, setelah masak nantitetangga-tetangga masihgemar bersuka cita dengannelangsa yang seolahmasih jauh disanasementara bebera...

1 Penulis Terpikat
0
29
Senin 09 Maret 2020
-

:Ism1"sepanjang bukit Dieng kurenungisiasat semesta yang mengantarkita ke ujung sanakabut turun tipis-tipisbersama embun yang rintik,melelehkan ngilu rusuk kitasementara kau berhenti di Viadulctaku terus menujumu sepertiNarcissius yang seorang dirimencintai bayangansamp...

2 Penulis Terpikat
0
92
Jumat 10 Januari 2020
-

:Ismku temukan diriku pada baju gombrang gambreng yang menghangatkan cuaca di beku tubuhku. kedamaian memasuki diri seperti kau saat sedang khusyuk di musala sampai fajar malu-malu bangun dari mimpinya.kita menemukan diri sendiri-sendiri pada rupa kau dan aku. aku menja...

1 Penulis Terpikat
0
48
Selasa 24 Desember 2019
-

:Bintaya1.setelah sewindu, hening di matamumasih seperti nyala gemintangyang lindap senyapdi kenangku2.aku mengejamusejak mula-muladadu di dada ibu serupagemulung di jantungmusendiri3.waktu kemudian jadi beku,tetapi setelah panjang-pendek suraimuaku masih tetap mengejat...

1 Penulis Terpikat
0
57
Selasa 24 Desember 2019
-

Dua nenek tua sedang bercakaptentang memoarnya masa muda:ada rundung gelisah danmurung yang basah di pipinyaTeh sudah dingindan remaja adalah siasatmereka menuju kata-kata,berjalanlah mereka berdua di sanaGigi yang sisa beberapatiada banding dengan gelak tawanyayan...

1 Penulis Terpikat
0
42
Kamis 05 Desember 2019
-

1Tubuh-tubuh masih terjaga dan tujuh puluh persen kehidupan hari itu telah berjalan sebagaimana biasa. Pukul sepuluh orang-orang memikul sisa beban hari pada punggungnya--hanya tersisa tiga puluh persen tenaga.2Kau melamun di kursi depan Trans Jakarta, menghadapi macet...

2 Penulis Terpikat
0
71
Kamis 05 Desember 2019
-

di beranda, hari sudah gelapayah menutup rapat jendeladan gapura kami yang nelangsakesedihan sudahdihidangkan ibu di meja makandan kami menghabiskanya sampai kenyang tiada sisamalam-malam, suara jangkrikmeramaikan nasib dibawah dipan yang iba kepadapunggung ayah dan tub...

2 Penulis Terpikat
0
58
Jumat 30 Agustus 2019
-

"Beberapa orang memaafkan lagi walau sudah ditindas habis berkali-kali" -.feast Lagu-lagu kesunyian berpesta di dadaku ibu berkata "tidak ada suara" aku percaya lagi meski setelahnya habis oleh isi kepala sendiri api menyala pada setiap tangga n...

7 Penulis Terpikat
0
195
Rabu 08 Mei 2019

:membaca gelisahKerunyaman di kepala kita adalahsuara klakson yang nyaring ramai-ramaidi lampu merah itu, bising dantergesa-gesaSerta apa yang diharapkanselain sunyi yakni jalanyang lempang saja,tidak ada cerita sengsaraPadahal segalanya tidak tampak mayahanya,kita tida...

3 Penulis Terpikat
0
90
Senin 22 April 2019

yang berputar-putar di sana, bukan hanya bianglala berduka atau tawa-tawa muskil yang akhirnya lepas pada permainan jenaka juganelangsaada juga rupiah berputartanpa poros setiap hari,penjual-penjual kaos bertelanjang kaki, penjaja sayur keluyuran,pedagang alpukat menaha...

4 Penulis Terpikat
0
92
Senin 15 April 2019

:Ism adakah seperti di lembah-lembah kau sembunyikan murungmu yang terkurung, kekasih atau kau titipkan air mata di sungai dan sebatang pohon yang memberikan udara pada sesak-sesakmu luka-lukamu atau, kekasih kau tinggalkan nes...

11 Penulis Terpikat
0
273
Senin 08 April 2019

PEREMPUAN ITU SENANG SEKALImemotong tubuhnya pada suatu acarakepalanya ada di rumahhatinya di suatu kota yang sunyitangannya pergi ke kertas-kertaskakinya melangkah ke peron keretasedang badannya tidur pada kasur,ia gemar sekali seperti ituSampai tua ia baru menyadari b...

3 Penulis Terpikat
0
98
Awalia belum menulis satupun Naskah Drama
Awalia belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Awalia