Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Pengikut Muhammad

Muhammad Daffa

7
Pengikut
6
Mengikuti
Tentang Penulis
penikmat sastra
Tempat, Tanggal Lahir
Banjarbaru , 25 February, 1999
Username Penakota
penakota.id/penulis/tepianwarna/
Media Sosial
Puisi
Cerpen

Cerpen Muhammad

PEREMPUAN SENJA
Cerpen

KAMI memburunya sejak lama. orang-orang satu dusun sangat benci padanya. mereka bilang, Ijah adalah turunan jawara hitam yang dulu pernah menetap di rerimba kaki Gunung Pembatas, seorang tetua yang juga membangun dusun kami. kami pikir Ijah sudah...

Surabaya City, Jawa Timur
: 1 | : 0 | : Senin, 24 Sepember 2018 - 04:58

KITAB KESUNYIAN
Cerpen

SUNYI, yang retak meniriskan nganga lukanya, yang terlunta-lunta menafsirkan sunyi yang diagung-agungkan seluruh hamba di atas dunia. ia yang tak bosan-bosan menuliskan paragraf dengan keterangan: darah. tak juga selesai mengeja darah yang tumpah...

Surabaya City, Jawa Timur
: 3 | : 0 | : Rabu, 19 Sepember 2018 - 06:50

PENYAIR MELANKOLIS
Cerpen

APA yang sedang kita tulis, sebenarnya? hanya sederet kata-kata mati dan terlepas sebagai sajak-sajak cengeng di halaman koran pagi. aku membayangkan sejarah yang disahihkan dalam buku-buku pelajaran sekolah dasar, yang tak pernah mencatatkan...

Surabaya City, Jawa Timur
: 3 | : 0 | : Senin, 17 Sepember 2018 - 18:40

PERTEMUAN MALAM
Cerpen

MALAM di mana ia pernah memimpikan seorang wanita dengan paras purnama bak seorang bidadari kayangan, arasy, nirwana yang jauh, yang tak terjangkau mata. andai ia bisa terbang menjangkau yang tak tersentuh, menguak batas yang tak tampak sepasang...

Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
: 11 | : 0 | : Jumat, 17 Agustus 2018 - 19:28

ZIARAH KALIMAT
Cerpen

KALIMAT-kalimat penuh kenduri yang setiap kali kau bongkar berulang kesedihannya akan tampak seberkas subuh yang jauh, dan tak kau pikir apakah ia memang tengah bersitegang dengan air mata; hujan berhari-hari yang berupaya menumbuhkan rindunya pada...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 8 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 05:13

MALAM MINGGU SEORANG PUISI
Cerpen

JIKA kau pun berjalan seorang diri bersama waktu-waktu membekas di trotoar kota, carilah puisi yang penuh kesementaraan. dia terduduk bersama pengharapan atas malam, honor tak seberapa, dan cicilan asuransi yang mesti dilunasi. puisi yang kau...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 5 | : 0 | : Rabu, 18 Juli 2018 - 05:44

Sihir Kata
Cerpen

SEORANG kata berjalan seorang diri di tengah-tengah kota yang penuh kemacetan. ia tak mengerti harus datang dan bertamu ke rumah siapa. sebab nyatanya ia tak pernah punya kawan bermain-main makna. karena kata dianggap seorang yang kehilangan ramai...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 34 | : 0 | : Rabu, 11 Juli 2018 - 16:50

Puisi Muhammad

SEBUAH KISAH YANG TAK SENTIMENTIL
Puisi

kuhapus hujan di bibirmu. sepasang malam menggambar panorama, kehangatan yang tanggal pada sebuah jeda. bayang-bayang mengutip langit petualangan daun-daun bersajak tentang dunia : kota-kota, alangkah fana yang...

Surabaya City, Jawa Timur
: 1 | : 0 | : Senin, 24 Sepember 2018 - 04:34

MATINYA PUISI
Puisi

puisi mati di ujung pagi ketika kita kehilangan kata dan bunyi adalah sebuah muara yang lupa pulang puisi mati ketika kau tak lagi menuliskan hujan pohon-pohon dalam basah dan perempuan yang dulu pernah mengutip potongan puisimu ...

Surabaya City, Jawa Timur
: 4 | : 0 | : Kamis, 20 Sepember 2018 - 18:32

MATINYA KORAN PAGI
Puisi

// koran pagi, mengerang gaduh gedung-gedung pagi senin, hari pertama bagi sebuah kelana yang banal // koran pagi, matanya membaca gugusan bintang yang pusing, berpusing gaduh mengeluhkan berita-berita selebriti papan...

Surabaya City, Jawa Timur
: 3 | : 0 | : Rabu, 19 Sepember 2018 - 07:22

SUB-BAB KESEDIHAN DALAM SAJAK YANG CENGENG
Puisi

aku tahu kau tak pernah ada meski kata-kata kerap menuliskan tentangmu di ujung hujan . ada sepi yang menafsir huruf di kesunyian buku yang terbuka . luka paragraf terpiuh daun-daun luruh . apakah...

Surabaya City, Jawa Timur
: 6 | : 0 | : Selasa, 18 Sepember 2018 - 11:08

TILAS PENYAIR
Puisi

hanya sebuah hujan di ujung sajak yang berakhir atau yang tak mengenal akhir perpisahan suatu pagi. daun-daun menyanyikan wangi musim-- kota terapung dalam genangan berita yang tak mengenal jeda dari sebuah tanda apakah...

Surabaya City, Jawa Timur
: 3 | : 0 | : Senin, 17 Sepember 2018 - 20:47

MERAWAT HUJAN
Puisi

ia betah merawat hujan di telapak tangan. membasuh kota-kota yang tenggelam dalam dongeng-dongeng tentang masa lalu. hujan yang dirawatnya di telapak tangan terkadang berupaya meloloskan diri meski tahu bahwa tak mudah berlari dari tangan...

Surabaya City, Jawa Timur
: 4 | : 0 | : Senin, 17 Sepember 2018 - 18:32

KAU, HUJAN, KOPI
Puisi

* jika kau bertanya semisal tentang lautan dalam puisi-puisiku yang berhenti memandu hujan katakan bahwa aku masih betah merawat satu-satunya sunyi yang mengiris-ngiris kisahnya sendiri * aku melukis hujan di telapak...

Surabaya City, Jawa Timur
: 4 | : 0 | : Jumat, 14 Sepember 2018 - 18:32

PERJALANAN KOTA-KOTA
Puisi

bahkan ia tak pernah berdusta ketika diutus bersemayam pada selembar huruf yang mendidih siklus kabut, jemu kau pandang, bukan semestinya dunia berkaca beralaskan hampar daun-daun. ringkas taman, bunga mawar mengurai bunyi detak jantung tanah,...

Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
: 3 | : 0 | : Sabtu, 1 Sepember 2018 - 05:13

MENGUCAPKAN PAGI
Puisi

kau ucapkan pagi, kota-kota menjelma etalase dalam gelas-gelas kaca, menyulap tahun yang berkabut. ada siluet seorang kanak, yang menyusur tepian kota kita, meredamkan kutuk malam yang mengurai gelisah waktu batu-batu. kau ucapkan pagi, arus...

Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
: 4 | : 0 | : Sabtu, 1 Sepember 2018 - 05:03

KOTA-KOTA MALAM
Puisi

kota-kota senantiasa malam, tuan. hanya aku menunggu sepi di antara lintasan awan bersitatap murung daun-daun, menghimpun waktu mengurai pertanyaan atas biru dunia, "sudah layaknya aku berkaca padamu?" kota-kota senantiasa malam, tuan. hanya...

Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
: 5 | : 0 | : Senin, 27 Agustus 2018 - 20:15

HUJAN YANG PEDIH
Puisi

hujan yang pedih. masih kau dengar rintihnya mengigau malam semalam terbentang bayang-bayang asing rindu yang muram. dermaga kosong. hujan menumpuk. mengulang tanya semula. "sebermula hanya kita?" hujan maha pedih. masih kau dengar ringkihnya...

Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
: 2 | : 0 | : Senin, 27 Agustus 2018 - 04:18

YANG BERLARI HUJAN
Puisi

ia sepedih-pedih darah, berkaca atas arus angin di keheningan muara. "ini aku menguak sepi kau sepi." * ia lirih hujan, berlari dari sambaran mendung * ada seorang perempuan tengah berjalan melintas keramaian trotoar ketika hujan...

Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
: 5 | : 0 | : Senin, 27 Agustus 2018 - 04:11

HUJAN PEKARANGAN
Puisi

hujan di pekaranganmu dua pekan lalu mengurung berjuta tanya atas tafsir-tafsir alam menggigil dalam raga penuh kebisingan suara. kau coba menguak batas sepi, membaca diri yang kehilangan perangai musim. perjalanan doa, sudahkah khusyuk dan...

Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
: 17 | : 0 | : Sabtu, 18 Agustus 2018 - 15:57

SIAPA MELACAKMU
Puisi

siapa melacakmu? hamba yang menunggu ruang malam terbaca kesunyian ziarah. hari-hari terlepas dan kau pun mengulang detik yang sama: kita yang terlepas, hablur dalam gema kubacakan surat hujan. malam mengurungmu atas kembara yang tak selesai....

Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
: 9 | : 0 | : Jumat, 17 Agustus 2018 - 19:17

MEMBACA HUJAN
Puisi

hujan kubaca. basahnya menyentuh kuntum bunga-bunga yang masih enggan rekah. hujan kubaca. bayang-bayang kenangan ikut bertamu. melacak jejak terakhir. melacak pengharapan seseorang yang tabah menunggu, atas kedalaman bahasa. ketika kubaca...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 11 | : 0 | : Selasa, 7 Agustus 2018 - 05:32

BERENANG PADA KATA-KATA
Puisi

penyair bersuka ria dalam kata. berenang pada kedalaman bahasa dan perumpamaan-perumpamaan yang mengigil dituliskan. penyair menggurat jejak-jejak perjalanannya pada kata. meriwayatkan kisahnya pada halaman-halaman yang butuh isian. penyair...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 6 | : 0 | : Senin, 6 Agustus 2018 - 18:29

RENUNGAN MAGHRIB
Puisi

di maghrib itu ia bercerita kepada engkau tentang taman-taman penuh daun. taman yang konon menjadi titik singgah musafir pulang petang. Taman yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. yang tak terlacak sembarang hamba. di maghrib itu ia berkisah...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 7 | : 0 | : Senin, 6 Agustus 2018 - 18:19

MENUNGGU MALAM HARI
Puisi

kau menunggu malam hari. isyarat lama yang terlewat. kata-kata yang dibubarkan sekawanan sepi. kita menunda malam hari. menulis puisi di lembar-lembar kertas yang diisi kekosongan belaka. kau menunggu malam hari. seseorang berteduh di kepalamu....

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 8 | : 0 | : Minggu, 5 Agustus 2018 - 06:20

MALAM SEMBAHYANG
Puisi

seorang penyair yang terbiasa doa dalam khusyuk kata-kata itu mengerti jika kota-kota tak selamanya basuh dalam cahaya, karena tuhan mengada bukan karena dirapal disebut-sebut dengan mikrofon di surau-surau, karena kita melacaknya dalam hening...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 8 | : 0 | : Selasa, 31 Juli 2018 - 18:34

Kita di Ruang Tak Terbaca
Puisi

atas halaman-halaman yang terluka, kita terpekur membasuh diri pada celahnya yang menganak arus. kau menamakannya kamar persinggahan. bagi raga yang letih mengelana. aku mengarak langit dalam ruang, membaca kita yang tak terlacak, menguak...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 53 | : 0 | : Selasa, 31 Juli 2018 - 18:21

DERU SEMALAM
Puisi

Jika kau pun bertamu padaku bersama deru semalam dan iringan badai di luar jendela memabukkan kamar yang penuh buku-buku mencatat tentangmu sejak lama. Jika kau pun datang padaku beriring ingatan lama tentang ranum dosa di sudut yang tak terjamah...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 7 | : 0 | : Senin, 30 Juli 2018 - 20:33

KERTAS PAGI
Puisi

Kau menuliskan hujan di kertas pagi. bilangan-bilangan waktu berguguran. mekar dunia dari mulut seorang anak manusia yang terkoyak kemiskinan. kau menuliskan hujan di kertas pagi. kenangan berguguran bersama waktu. mekar dunia dari tubuh anak...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 12 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 05:00

DI DALAM PUISI
Puisi

di dalam puisi aku ingin bicara. tentang kesibukan kota dan sunyi doa yang menghilang dari keseharian. di dalam puisi aku ingin bicara. tentang waktu yang mempersingkat kita dalam pertemuan ruang malam hari. Banjarbaru,...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 14 | : 0 | : Rabu, 18 Juli 2018 - 20:39

PENYAIR MELANKOLIS
Puisi

penyair yang menuliskan hujan pagi dalam puisi-puisinya yang sederhana itu kembali mengenang genang majas di rimba kepala yang tak juga mengerti kenapa ada bahasa yang bisa dimaknai keindahannya hanya dilihat dari kelenturan diksi-diksi, huruf-huruf...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 13 | : 0 | : Rabu, 18 Juli 2018 - 11:11

KELAHIRAN BAGI HUJAN
Puisi

tanya hujan, "dengan nama apa kau kenali kemurungan kota dan debar-debar calon presiden yang sedang sibuk-sibuknya berkampanye?" kota tak pernah memberi nama pada kemurungan cuaca, juga berita-berita yang dilakonkan televisi setiap kau ingin...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 15 | : 0 | : Senin, 16 Juli 2018 - 05:18

DARAH KATA
Puisi

Darah kata. mengalir dari hulu makna. membaca tapak-tapak persinggahan seorang penyair yang kehilangan ruang kata-kata. "tubuh yang capek mengelana akhirnya berlabuh juga padamu, menempuh jutaan malam yang terbaca kesunyian arus, arah angin meramal...

Banjarbaru City, Kalimantan Selatan
: 11 | : 0 | : Sabtu, 14 Juli 2018 - 18:23

MENENANGKAN PUISI
Puisi

saya belajar mengasuh kata yang lucu dan terkadang menggemaskan sekadar kau ajak bercakap-cakap. menghitung tanggal-tanggal merah penuh cemas, menghitung hari-hari menciptakan puisi melankolis, meneroka padang rumput bertumbuhan aneka bunga-bunga,...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 15 | : 0 | : Jumat, 13 Juli 2018 - 16:36

PEREMPUAN BERKACA PAGI HARI
Puisi

perempuan yang berkaca pagi hari, mendengarkah ia pada suara-suara asing berbisik dari kota di dalam cermin, mengajaknya hening sejenak memandang kecantikan nyaris luntur tak lagi dapat kau puji dengan rayuan. mendengarkah ia pada ribut khalayak...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 13 | : 0 | : Jumat, 13 Juli 2018 - 06:57

MENCARI ADAM
Puisi

Seorang penyair yang telah terbiasa memahami kata-kata mencoba menerka isyarat tuhan dalam kitab-kitab kita dan menguak lembaran adam dalam kisah tua yang pernah dituliskan dalam firman, "adam bapak seluruh kita, terusir dari nirwana dikarenakan...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 13 | : 0 | : Kamis, 12 Juli 2018 - 05:43

PENCARI TUHAN DI KOTA-KOTA
Puisi

"Kata orang yang sudah merantau ke kota, tuhan senantiasa bermalam di jantung gedung-gedung, apartemen-apartemen, perumahan-perumahan dengan taraf tak sedikit, warung-warung kopi, toko-toko buku, pusat perbelanjaan, kampus-kampus,...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 12 | : 0 | : Rabu, 11 Juli 2018 - 16:32

HALAMAN PAGI
Puisi

adakah seseorang di dalam dirimu yang sengaja bersembunyi di antara riuh huruf-huruf? menerka pagi yang terbit dengan beraneka tetanaman tumbuh. bersama ringkih cuaca. bersama sejuta kesunyian buku-buku yang menelantarkan dirinya di tengah padang...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 10 | : 0 | : Rabu, 11 Juli 2018 - 10:22

Malam Seorang Penyair
Puisi

1// malam adalah rumah bagi pengembara kata-kata, mengukur irama diri yang kerap gagal kau tafsirkan. penyair berupaya menuliskan kisah-kisahnya tentang kota tertidur sebelum jam-jam begadang jatuh atas kita, membangun ruang-ruang di mana buku...

Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan
: 14 | : 0 | : Rabu, 11 Juli 2018 - 07:11
Tutup

Bagikan profil Muhammad