
Pukul 19.04 lalu, Sabrina menggelar sajadah. Pada rakaat kedua, ia sadar shalatnya kurang benar lalu ia putuskan untuk mengulang. Shalat kedua begitu khidmad, sampai pada rukuk ket...

18 Oktober 2025 "Ayo siap-siapnya agak cepet" ucap pemilik alis tebal yang ku panggil Belanda. Siang itu, kami akan menghadiri wisuda salah satu teman baik kami. ...

"Memang masih ada bunga matahari?" " Lho, ya masih lah" "Kamu suka?" "Suka sih " Esok hari pesan masuk. Lelaki yang kerap ku sapa Belanda itu berk...
Beberapa tahun belakangan tiap perjalanan pulang entah semarang-blora atau sebaliknya, aku selalu disibukkan dengan bersenandung. Tak jarang juga, merenung. Mensyukuri tiap peruba...
Kembali membuka kenangan lama. Sungguh tak terasa sekian tahun berlalu. Menyadari bahwa aku sempat sebegitunya menggandrungimu. Lucu. Bahkan hal tak...
Kau dan kisah ini, terpaut sejengkal namun kian tak berarti. Dari matamu, tak lagi nampak diriku. Aku senang, pun sedih. Dari untaian harap yang dulu sempat ter...
Sama halnya dengan hari-hari kemarin. Menggandrungi mu dan hal-hal aneh masih menjadi inspirasi terkuatku dalam menulis. Terimakasih, Karena berkat dirimu, aku kerap...

Hilang arah memang tak indah, sama halnya dengan kehilangan inspirasi. Aku tidak menyesali hilangnya mata gemas dan senyum manis itu dari hati dan otakku. Justru aku seperti sudah...

Hari yang dulu sempat ku bayangkan. Menantikan momen bisa bersama. Pada akhirnya terwujud tanpa terencana. Spontan. Kami berdekatan dengan jarak yang bahkan jauh d...

Kami menebus rindu dengan berbincang via media digital. Kami ulas satu persatu hal yang sedang kami risaukan. Tentang 'prinsip mentah' yang salah kaprah. Tentang b...
